Pemindahan IKN

Jembatan Penghubung Jangan Ganggu Lalu Lintas Kapal Logistik Proyek IKN Nusantara

JALAN tol Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara merupakan jalan akses menuju IKN baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Editor: Sumarsono
IST
Dr Isradi Zainal, Rektor Universitas Balikpapan 

Oleh: Dr Isradi Zainal, Rektor Uniba, Ketua Penjamin Mutu PII

TRIBUNKALTARA.COM - JALAN tol Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara merupakan jalan akses menuju IKN baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Jalan tol menuju IKN Nusantara disiapkan untuk tiga segmen dan disambungkan dengan tol Balikpapan- Samarinda, tepatnya di kilometer 11.

Jalan tol yang saat ini dalam progres pembangunan di antaranya jalan tol segmen 3A Karangjoang - KKT Kariangau sepanjang 12,66 Km.

Saat ini sedang dibangun dengan nilai proyek Rp 3,47 triliun.

Segmen 3B KKT Kariangau- simpang Tempadung sepanjang 7,32 Km dengan pagu anggaran Rp 2,02 triliun.

Dan segmen 5A Simpang Tempadung- Jembatan Pulau Balang dengan pagu anggaran Rp2,24 triliun.

Dalam hal penyelesaian jalan tol menuju IKN, Ditjen Bina Marga menyampaikan untuk jalan tol segmen 3A Karang Joang-KKT Kariangau masa pelaksanaannya September 2022- Juli 2024.

Baca juga: KSOP Petakan Kerawanan Jalur Kapal Logistik Proyek IKN Nusantara, Inilah Lokasi yang Perlu Diatensi

Untuk segmen 3B KKT Kariangau - Simpang Tempadung September 2022- Juni 2024.

Sementara segmen 5A Simpang Tempadung- Jembatan Pulau Balang September 2022- Juni 2022.

Meskipun sudah direncanakan dengan matang, dalam pelaksanaannya masih ada saja yang menghambat.

Truk-truk pengangkut material konstruiksi di proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Pada tahap awal pembangunan IKN Nusantara dari tahun 2022-2024 akan dikerahkan 15 ribu pekerja.
Truk-truk pengangkut material konstruiksi di proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Pada tahap awal pembangunan IKN Nusantara dari tahun 2022-2024 akan dikerahkan 15 ribu pekerja. (Tribunnews.com/Yulis)

Misalnya masalah tanah yang belum terbebaskan hingga masalah desain jembatan penghubung yang mengganggu alur lalu lintas kapal.

Pembebasan lahan yang lambat diakibatkan belum tersedianya anggaran.

Terkait anggaran, Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN Nusantara Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi menyatakan, anggaran sudah siap.

Kepala Badan Pertanahan Nasional Kota Balikpapan Herman Hidayat mengharapkan koordinasi mengenai kesiapan anggaran pembebasan lahan perlu dilakukan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

BERSAMA RAMADAN DI ERA DIGITAL

 
© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved