Berita Tarakan Terkini
Bulog Tarakan Dapat Tambahan 100 Ton Gula Pasir, Stok Dijamin Aman Saat Ramadhan
Dalam menghadapi bulan Ramadhan, Bulog Tarakan pada Februari 2023 dapat tambhan sebanyak 100 ton gula pasir.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Selain minyak, dalam rangka mempersiapkan stok komoditas gula pasir di Bulan Ramadhan, Bulog Tarakan bulan Februari ini kembali akan mendatangkan stok gula pasir 100 ton.
Kepala Perum Bulog Sub Divre Tarakan, Apriansyah, untuk gula pasir sebenarnya sudah ada disiapkan sebanyak 100 ton di luar dari rencana akan didatangkan lagi 100 ton di bulan Februari ini.
Diharapkan jadwal keberangkatan kapal tidak mengalami kemunduran sehingga stok gula pasir tambahan masuk di Februari. Biasanya lanjut Apriansyah, dalam sebulan bisa dihabiskan terjual 50 ton untuk gula dalam kondisi normal.
Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Adha, Pemkot Tarakan Gelar Pasar Murah, Harga Gula Rp 14 Ribu Per Kilogram
Kemudian persiapan menjelang Ramadan, ditambah dua kali lipat. “Jadi dipastikan gula pasir aman dan tidak ada kekosongan. Kalau penjualan kami 50 ton di bulan puasa, bahkan bisa sampai 70 ton,” aku Apriansyah.
Memang diakuinya di Ramadhan permintaan cukup tinggi pernah menyentuh angka 120 ton habis terjual. Sehingga antisipasi sudah ada 100 ton stok didatangkan dan bulan ini masih akan didatangkan lagi 100 ton.
“Macam-macam karena ada yang buat takjil,” urai Apriansyah.
Baca juga: Jamin Komoditas di Tarakan Aman Jelang Idul Fitri, Keterlambatan Kedatangan Buat Gula Sempat Langka
Selain gula pasir, juga ada terigu dalam perjalanan sudah beberapa minggu bahkan bulan Januari kemarin mengalami kenaikan harga.
“Naik cukup tinggi. Jadi kami datangkan 18.000 kg atau 18 ton satu kontainer,” jelas Apriansyah.
Kemudian beras didatangkan ada jenis premium, premium super dan kemasan untuk kegiatan SPHP agar pasokan di pasar tersedia beras mediumnya.
“Untuk beras kita aman sampai bulan Ramadan karena rencana total bulan ini masuk 600 ton. Kebutuhan beras paling banyak 150 ton per bulannya jadi asumis 600 ton masuk maka seharusnya bisa nambah lagi, stok sekarang kan cukup dua bulan,” terangnya.
Begitu tambahan 600 ton nanti tiba, maka stok empat bulan ke depan diperkirakan cukup memenuhi kebutuhan masyarakat Tarakan.
Komoditas yang saat ini dihendel Bulog Tarakan di antaranya ada gula pasir, terigu, beras dan daging. Untuk bawang belum bisa didatangkan karena karena bergantung pada gudang penyimpanan.
“Misalnya bawang belum didatangkan karena harus ada penyimpanan khusus. Kalau daging bisa didatangkan dan ada mini coldstorage sudah punya. Kalau bawang merah, bwang putih, cabai, stok waktu lama sulit karena belum ada penyimpanan khususnya makanya didatangkan stok yang memang ccok disimpan di gudang kami,” jelas Apriansyah.
Baca juga: 50 Ton Gula Bakal Tiba di Kota Tarakan Pekan Depan, Penuhi Kebutuhan Jelang Idul Fitri 1443 H
Bulog Tarakan saat ini hanya mendatangkan beras premium dan medium, gula pasir, minyak goreng, terigu dan daging.
“Daging ada gudang sendiri,” ucap Apriansyah. Adapun penambahan unit gudang sudah diajukan dan aka nada dibangun karena area pergudanangan luas dan rencana akan ada penambahan kapasitas gudang sebanyak 1000 ton.
“Ini kita akan tempatkan sama seperti gula pasir, ada ruang kemas sendiri. Kalau untuk penyimpanan bawang, ada namanya control atmosfir, ada tempat sendiri dan belum ada rencana ke sana, kita massih gudang pangan satu unit. Untuk bawang, karena banyak risiko tinggi jika tidak dilengkapi fasilitas standar memadai maka bisa mengalami kerusakan,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/stok-gula-pasair-di-tarakan-20022023.jpg)