Berita Tarakan Terkini
SAR Tarakan Imbau Sebelum Bepergian Lengkapi Safety, Pastikan Selalu Update Kondisi Cuaca di Kaltara
Beberapa kasus laporan nelayan atau pemancing yang mengalami kecelakaan di laut ataupun yang belum ditemukan menjadi atensi Kantor SAR Tarakan.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: M Purnomo Susanto
“Faktor arusnya mungkin ditentukan satu arah saja. Ada air pasang dia masuk, air surut maka dia (korban) keluar. Tapi kalau di laut, arusnya ke mana-mana. Dengan area luas itu, kita tidak bisa prediksi. Kadang di atas air tenang, tapi arus di bawahnya cukup kencang,” paparnya.
Sehingga pada kasus ini, ia mengimbau masyarakat khususnya mereka yang beraktivitas di atas permukaan air, agar memperhatikan pertama kondisi cuaca BMKG yang selalu setiap harinya diupdate di media sosial.
Baca juga: Siapkan 30 Ton Daging Sapi, Pemkot Tarakan Jamin Beras dan Sembako Terpenuhi Sampai Lebaran
“Kemudian selalu utamakan keselamatan. Bawa alat pelampung. Kalaupun tidak ada, usahakan yang mudah terjangkau pakai yang tradisional atau diimprovisasi seperti alat pelampung. Karena bagaimanapun, utamakan keselamatan diri sendiri. Yang tradisional maksudnya seperti jeriken, atau styrofoam. Bisa mereka gunakan kalau memang saat panik atau tenggelam ada alat bisa dijangkau jadi pelampung,” tukasnya.
Sebagai tambahan informasi, Syahril menjelaskan bila masyarakat memerlukan bantuan darurat terjadi kondisi membahayakan manusia, bisa menghubungi Basarnas di call center 115 atau di nomor telepon Kantor SAR Tarakan, +62551 5680080.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/kepala-kansar-tarakan-syahril-gjyutk.jpg)