Berita Tana Tidung Terkini
Kuota Solar dan Pertalite di Tana Tidung Bertambah, Kenaikannya Capai 500 Persen
Disperndagkop Tana Tidung usulkan kuota BBM jenis pertalite dan bio solar bertambah dan usulan ini dipenuhi dam bahkan kuota melebihi usulan.
Penulis: Rismayanti | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Kuota BBM jenis pertalite dan bio solar untuk di Tana Tidung, Kalimantan Utara alami kenaikan signifikan tahun 2023 ini.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi atau Disperindagkop Tana Tidung, Hardani Yusri melalui stafnya, Rifai mengatakan, kenaikan kuota BBM ini hingga 500 persen.
"Kita sempat mengusulkan tambahan kuota untuk 2023, baik pertalite maupun bio solar. Alhamdulillah di tahun 2023 ini mengalami kenaikan yang sangat signifikan, bisa dikatakan sampai 500 persen," ujarnya kepada TribunKaltara.com
Baca juga: Sempat Tutup, Dua SPBU di Malinau Kini Kembali Buka, Hanya Jual BBM Jenis Solar
Seperti kuota bio solar, yang sebelumnya hanya 213 kl per tahun. Kini di 2023 bertambah menjadi 2.576 kl per tahun.
Rifai mengatakan, kuota yang disetujui tersebut melebihi kuota yang diusulkan Disperindagkop Tana Tidung.
"Iya, memang melebihi (usulan). Kemarin kami usulkan itu dari 213 kl menjadi 2015 kl. Nah yang disetujui menjadi 2.576 kl, berarti kan kenaikan sampai 400 persen lebih," katanya.
Baca juga: BREAKING NEWS - Pertalite Kosong, Dua SPBU di Malinau Tutup, Tunggu Pasokan dari Tarakan
Sementara untuk kuota pertalite, juga mengalami penambahan kuota. Yang semula hanya 2.919 kl, kini menjadi 10.442 kl per tahun.
Meski tidak sesuai dengan kuota yang diusulkan Disperindagkop Tana Tidung, namun kenaikan kuota tersebut capai 500 persen.
"Waktu itu kan kita usulkan 11.000 kl, cuma yang disetujui itu 10.442 kl. Tapi Alhamdulillah sudah mendekati ya. Sebelumnya hanya 2.919. Jadi sekira 500 persen lah kenaikannya," tambahnya
Lebih lanjut dia sampaikan, akhir tahun 2023 Disperindagkop Tana Tidung akan kembali mengusulkan tambahan kuota.
Mengingat, jumlah penduduk di Tana Tidung yang terus bertambah, yang pastinya berpengaruh pada jumlah kendaraan bermotor di Tana Tidung.
Sehingga, jumlah kendaraan bermotor di Tana Tidung juga ikut bertambah.
Baca juga: BBM Jenis Pertalite Langka di Tana Tidung, Disperindagkop Sebut Stok Akan Tersedia Besok
Dia menambahkan, nantinya BPH Migas akan mengevaluasi data dukung yang disampaikan Disperindagkop, sebagai bahan pertimbangan penambahan kuota BBM di Tana Tidung.
"Data dukung itu kan jumlah kendaraan yang ada di KTT, jumlah UKMnya, jumlah industri pertaniannya, dan sebagainya," pungkasnya.
(*)
Penulis: Risnawati
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/solar-di-ktt-02-21042023.jpg)