Berita Kaltara Terkini
Jelang Hari Raya Idul Adha, Terjadi Kenaikan Harga Sembako, Klaim Angka Inflasi Terkendali
Meskipun harga sembako di Pasar Induk Tanjung Selor Bulungan Kalimantan Utara alami kenaikan, namun Disperindagkop Kaltara klaim inflasi tekendali.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Disperindagkop Kaltara mengakui kenaikan sejumlah harga sembako mulai terjadi menjelang Hari Raya Idul Adha.
Kenaikan harga sembako itu disinyalir dipicu oleh kenaikan harga di tingkat pemasok yang mayoritas berasal dari luar Kalimantan Utara.
Mengingat Kalimantan Utara bukanlah sebagai daerah penghasil komoditas.
Kepala Disperindagkop Kaltara Hasriyani mengatakan meski harga mulai naik, tetapi angka kenaikan masih dalam taraf yang wajar.
Baca juga: BPS Kaltara Catat Inflasi Tahunan Tarakan dan Tanjung Selor 3,07 Persen, Masud Rifai Ungkap ini
"Memang di Kalimantan Utara ada kenaikan, tetapi belum signifikan, seperti bawang merah itu mulai turun," kata Hasriyani, Rabu (21/6/2023).
Hasriyani mengatakan kenaikan harga tidak hanya terjadi di Kalimantan Utara. Kata dia persoalan ini terjadi secara nasional.
Meski harga mulai naik, Hasriyani mengklaim angka inflasi di Kalimantan Utara masih dapat terkendali.
Baca juga: Agustus 2023 Diprediksi Terjadi El Nino, Kemarau Ancaman Inflasi Pangan, Luhut Minta Pemda Bersiap
"Tetapi untuk inflasi kita memang masih di bawah rata-rata nasional," ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan perlunya kerja sama multipihak guna mengantisipasi kenaikan harga sembako, terlebih jika kenaikan harga berlangsung secara terus menerus.
"Tentu ini harus ada kerja sama dari dinas terkait, karena kita bukan daerah penghasil jadi memang kenaikan itu pasti terjadi," ucapnya.
(*)
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/pasar-induk-tanjung-selor-02-21062023.jpg)