Minggu, 3 Mei 2026

Berita Kaltara Terkini

Gubernur Kaltara Minta Jalan Malinau-Krayan Terhubung di 2024: Supaya Sembako dan BBM Lewat Darat

Gubernur Kaltara Zainal Paliwang berharap jalan darat antara Malinau -Krayan terhubung pada 2024, sehingga sembako dan BBM mudah masuk.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ EDY NUGROHO
Jembatan semi permanen di Sungai Melasuk yang berada pada jalan poros Malinau - Krayan. 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Gubernur Kaltara, Zainal Paliwang meminta, agar jalan Malinau-Krayan, Nunukan sudah terhubung serta berfungsi normal pada 2024.

“Saya harap tahun depan sudah berfungsi normal. Supaya suplai sembako dan BBM (bahan bakar minyak) ke Krayan bisa melalui jalur darat,” kata Zainal Paliwang sesaat sebelum memulai perjalanan darat dari Malinau menuju Krayan, Nunukan.

Untuk diketahui, Gubernur Kaltara beserta staf pegawai Pemprov Kaltara, juga dari kementerian PUPR melakukan ekspedisi perjalanan darat dari Malinau menuju Kecamatan Krayan di Kabupaten Nunukan mulai Senin (14/08/2023.

Ekspedisi bertajuk “Menembus Belantara Menembus Batas” itu akan menempuh jarak kurang lebih 190 kilometer, dengan kondisi jalan yang masih proses konstruksi yang pengerjaannya dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca juga: Tempuh Perjalanan Darat Malinau- Krayan, Ini Dua Desa yang Jadi Tempat Gubernur Kaltara Menginap

Kondisi ruas jalan yang tengah proses konstruksi itu cukup ekstrim sebab melewati hutan belantara serta perbukitan yang curam.

Sejauh ini, Kecamatan Krayan dan sekitarnya hanya bisa diakses melalui pesawat udara berukuran kecil dengan sistem penerbangan perintis. Untuk bisa keluar masuk Krayan, masyarakat harus antre tiket penerbangan kurang lebih dua minggu.

Krayan merupakan salah satu daerah di Kalimantan Utara yang sangat berdekatan dengan negara tetangga, Malaysia.

Jembatan semi permanen di Sungai Melasuk yang berada pada jalan poros Malinau - Krayan.
Jembatan semi permanen di Sungai Melasuk yang berada pada jalan poros Malinau - Krayan. (TRIBUNKALTARA.COM/ EDY NUGROHO)

Gubernur Zainal menjelaskan, tidak perlu menunggu ruas jalan ini teraspal untuk bisa difungsikan. Yang terpenting ruas jalan dapat dengan aman dilalui semua jenis kendaraan, utamanya truk pengangkut sembako dan BBM.

"Walaupun ada jembatan yang belum permanen, bisa dibuat pakai kayu, yang penting tembus ke Krayan," ujarnya.

Dikatakan Gubernur Kaltara, ruas jalan dari Malinau sampai ke kilometer 43 sudah cukup baik, karena sudah dapat dilalui kendaraan roda empat, meski belum diaspal.

(*)

Penulis: Edy Nugroho

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved