Berita Malinau Terkini
Forkopimda Malinau Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Agama dan Adat, Ingatkan Isu SARA di Pilkada 2024
Isu SARA di Pilkada 2024 bisa jadi potensi terjadi konflik. Untuk itu Forkopimda Malinau menggelar pertemuan dengan tokoh agama dan adat di Malinau.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Forum Koordinasi Pimpinan Daerah ( Forkopimda ) Malinau menggelar silaturahmi bersama tokoh agama, adat dan masyarakat membahas sejumlah persoalan terkait kondusifitas daerah di Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (19/6/2024).
Dalam pertemuan ini dibahas sejumlah kegiatan mulai perayaan hari besar keagamaan hingga rencana pelaksanaan Pilkada Malinau 2024 .
Bupati Malinau, Wempi W Mawa menyampaikan perayaan hari besar keagamaan di Malinau selama ini berjalan kondusif.
Menandakan ada kesamaan visi masyarakat dan umat beragama menjaga kondusifitas daerah.
"Sejumlah agenda besar akan dihadapi daerah di masa mendatang. Dan dalam lingkup yang lebih besar adalah tantangan ekonomi global, sehingga kondusifitas daerah penting dijaga untuk kelancaran roda pembangunan," kata Wempi W Mawa, Rabu (19/6/2024).
Baca juga: Polres Malinau Antisipasi Medsos Tebar Isu SARA, Rawan Dijadikan Komoditas Politik Jelang Pemilu
Ketua Pengadilan Negeri Malinau, Budi Santoso menambahkan, jelang pelaksanaan Pilkada Malinau 2024 yang harus diantisipasi, salah satunya isu SARA yang dapat dijadikan komoditas politik.
"Diantaranya isu rawannya isu SARA terutama karena semakin berkembangnya teknologi informasi.
Pengalaman Pemilu 2024, kita melihat bagaimana partisipasi cukup besar dari pemilih di Malinau," katanya.
Diketahui pelaksanaan Pilkada 2024 baik Pilgub Kaltara maupun Pilkada Malinau akan dilaksanakan pada 27 November 2024.
Pertemuan yang dihadiri Forkopimda Malinau berasal dari unsur pimpinan Pemkab Malinau, POLRI, TNI, Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan DPRD.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
Forkopimda
Malinau
silaturahmi
tokoh agama
kondusifitas
Kalimantan Utara
keagamaan
Bupati Malinau
Wempi W Mawa
SARA
TribunKaltara.com
Pilkada Malinau
| Disdukcapil Malinau Sebut Ada 3.325 Warga Masuk Daftar Wajib KTP hingga Maret 2026 |
|
|---|
| Disdukcapil Malinau Sebut 931 warga di 15 Kecamatan Belum Rekam KTP, Didominasi Wilayah Perkotaan |
|
|---|
| Disdik Evaluasi Program Wajib Belajar Malinau Maju, Target Pendidikan Nonformal dan Kesetaraan |
|
|---|
| Turunkan Angka Stunting, di Malinau, Pemkab Fokus pada Akses Air Minum dan Perbaikan Sanitasi |
|
|---|
| Gairah Investasi di Kabuparen Malinau Meningkat, Komponen PMTB Tumbuh Positif Capai 4,84 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Koordinasi-Tokoh-Agama-dan-Forkopimda-Malinau-01-19062024.jpg)