Kumpulan Pantun

30 Pantun Nasionalisme, Wujud Cinta Tanah Air untuk Menghormati Jasa Para Pahlawan, Unggah di Sosmed

Baca kumpulan pantun nasionalisme atau Cinta Tanah Air berikut, bisa bangkitkan semangat persatuan dan kesatuan jelang Hari Pahlawan Nasional, unggah!

Freepik
Simak kumpulan pantun nasionalisme berikut, wujud Cinta Tanah Air untuk menghargai jasa para pahlawan bangsa, yuk bagikan! 

TRIBUNKALTARA.COM - Rasa Cinta Tanah Air atau nasionalisme harus dipupuk sejak dini, sehingga bisa membuat bangsa dan negara menjadi kuat.

Saat ini rasa nasionalisme bisa diwujudkan dalam berbagai hal, misalnya dengan belajar rajin, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, juga mengisi kemerdekaan dengan hal-hal bermanfaat.

Deretan pantun nasionalisme dalam artikel ini bisa digunakan untuk membangkitkan rasa Cinta Tanah Air untuk menghormati dan menghargai jasa para pahlawan, menjelang Hari Pahlawan Nasional.

Kumpulan pantun tentang nasionalisme ini juga bisa dibagikan di sosial media.

Ilustrasi - Simak kumpulan pantun nasionalisme, wujudkan rasa cinta tanah air demi persatuan dan kesatuan bangsa, yuk Bagikan!
Ilustrasi - Simak kumpulan pantun nasionalisme, wujudkan rasa cinta tanah air demi persatuan dan kesatuan bangsa, yuk Bagikan! (Freepik)

Yuk simak kumpulan pantun nasionalisme berikut ini yang telah dikutip oleh TribunKaltara.com dari berbagai sumber.

Kumpulan pantun nasionalisme

1. Bapak nelayan membawa jala
Jaring dibuka siap ditebar
Nasionalismeku menyala-nyala
Merah putih berkibar-kibar.

2. Langit malam gelap gulita
Setiap kata penuh arti
Di bumi Indonesia negeri tercinta
Nasionalisme tumbuh tanpa henti.

3. Maju berdiri hingga berkeringat
Jalan ke depan sama sahabat
Bangun negeri dengan semangat
Semoga bangsanya semakin hebat.

4. Putri raja memakai kemeja
Warnanya merah ibarat senja
Generasi muda tak boleh manja
Pantang menyerah sekuat baja.

5. Ke Semarang menjual lembu
Dapat uang dibelikan jamu
Dulu berperang membawa bambu
Kini berjuang mencari ilmu.

Kumpulan pantun nasionalisme

6. Batang ditebang dibuat arang
Bapak petani jadi dermawan
Jangan berlagak gagah dan garang
Kalau tak berani seperti pahlawan.

7. Anak kesasar tak ingat arah
Ke hutan lebat membawa uang
Bangsa yang besar ingat sejarah
Bangsa yang hebat tetap berjuang.

8. Jalan-jalan ke pantai Kuta
Santai sejenak di hari Selasa
Indah negeriku yang tercinta
Kan kubela sepanjang masa.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved