Minggu, 10 Mei 2026

Liga Italia

5 Sentuhan Conceicao Pertanda Bangkitnya AC Milan, Juara Supercoppa cuma Pemanasan

Berikut 5 sentuhan Sergio Conceicao yang jadi pertanda bangkitnya AC Milan, juara Supercoppa Italiana cuma pemanasan, Rossoneri tebar ancaman ke rival

Tayang:
acmilan.com
AC Milan meraih juara Piala Super Italia usai mengalahkan Inter Milan 3-2 di Al-Awwal Park, Arab Saudi, Selasa (7/1/2025). (acmilan.com) 

Tentu peran Bennacer akan coba dimanfaatkan Sergio Conceicao di Liga Italia Serie A.

Ia diharapkan dapat kembali bugar 100 persen untuk mengisi peran pivot dalam taktik tiga gelandang AC Milan.

Kehadiran Ismael Bennacer bakal menjadi pelengkap Youssouf Fofana dan Tijjani Reijnders dalam skema Sergio Conceicao.

3.Theo dan Leao kembali maksimal

Sentuhan Sergio Conceicao dalam meningkatkan performa AC Milan terletak pada sosok Theo Hernandez dan Rafael Leao yang kembali mendapat kepercayaan.

Conceicao tahu betul Theo Hernandez dan Rafael Leao dapat menjadi senjata utama Rossoneri.

Memang di era Fonseca, dua pemain ini menjadi batu sandungan di tim.

Tetapi, Sergio Conceicao mampu mengatasinya dan berhasil mengintegrasikan kembali Theo Hernandez dan Rafael Leao ke dalam skuad.

Terbukti, peran Theo Hernandez dan Rafael Leao sangat vital saat mengalahkan Inter Milan.

Dua gol balasan Rossoneri, tercipta dari skema yang dibangun Theo Hernandez dan Rafael Leao di sayap kiri AC Milan.

Leao sendiri juga mengaku telah mendapatkan kepercayaan diri berkat sentuhan Sergio Conceicao.

"Kadang-kadang Anda membuat kesalahan, Anda membuat kesalahan dalam menggiring bola atau mengoper, tetapi tidak dalam kemauan. Kemauan itu penting, tidak seorang pun bisa yakin dengan tempatnya, Anda tidak bisa merasa nyaman di Milan. Anda harus selalu melakukan yang terbaik. Oleh sebab itu, dia selalu mendorong saya untuk melakukan yang terbaik, sekarang saya akan mencoba membantunya," ungkap Leao.

Theo Hernandez gol Derby della Madonnina 070125
Selebrasi Theo Hernandez ketika mencetak gol pada pertandingan final Supercoppa Italiana Inter Milan vs AC Milan, di Al-Awwal Park, Arab Saudi, Selasa (7/1/2025). (acmilan.com)

Baca juga: Alasan Simone Inzaghi Inter Milan Dilibas AC Milan di Piala Super Italia, Rossoneri Juara Supercoppa

Senada dengan itu, Theo Hernandez juga merasakan energi baru berkat sentuhan Conceicao.

"Milan sangat indah. Ini juga kesalahan kami soal kepergian Paulo Fonseca, bukan hanya kesalahannya. Saya mendoakan yang terbaik untuknya," kata Theo Hernandez.

"Bersama Sergio Conceicao kami punya sedikit waktu, tetapi kami memanfaatkannya dengan baik," tambah fullback asal Prancis tersebut.

4.Agresif dengan berbagai komposisi

Dalam skema permainan Sergio Conceicao, AC Milan diubahnya menjadi lebih agresif dari Fonseca maupun Stefano Pioli.

Hebatnya lagi, Sergio Conceicao pandai memanfaatkan kemampuan para pemain yang dimilikinya, meskipun stok di skuad Rossoneri sangat terbatas.

Cedera yang sempat menimpa Rafael Leao, serta kehilangan Noah Okafor dan Samuel Chukwueze, tak sedikitpun mengurangi agresivitas Rossoneri.

Mantan pelatih FC Porto ini telah menyulap Alex Jimenez, Tijjani Reijnders, dan Yunus Musah untuk bermain cepat dan agresif.

Bahkan di bangku cadangan, Conceicao mampu memanfaatkan Davide Calabria maupun Tammy Abraham agar tampil menekan pertahanan lawan.

Gaya permainan semacam ini tentunya sangat dibutuhkan menghadapi paruh kedua musim di Liga Italia Serie A.

Jika Rossoneri mampu konsisten dengan agresivitas ini, bukan tidak mungkin AC Milan akan menjadi tim yang sulit dibendung lawan.

5.Kepercayaan diri meningkat

Juara Piala Super Italia hanyalah pemanasan bagi Sergio Conceicao untuk membawa AC Milan bangkit.

Melalui turnamen ini, Sergio Conceicao telah meningkatkan kepercayaan diri para pemain Rossoneri yang sempat ambruk.

Kemenangan melawan Juventus dan Inter Milan adalah bukti kepercayaan diri pemain AC Milan meningkat.

Meski sempat tertinggal, anak asuh Conceicao tak pernah gentar untuk bertekad mencari kemenangan.

Jelas kemenangan comeback atas Juventus dan Inter Milan semkain membuat Rossoneri dalam tingkat kepercayaan diri yang lebih.

Gairah ini akan bagus untuk menghadapi paruh kedua musim di Serie A dan Liga Champions.

Rafael Leao sepakan akan hal itu.

Rafael Leao di Derby della Madonnina 070125_1
Bitang AC Milan, Rafael Leao melewati pemain Inter MIlan pada pertandingan final Supercoppa Italiana di Al-Awwal Park, Arab Saudi, Selasa (7/1/2025). (acmilan.com)

Baca juga: Hasil Piala Super Italia, Comeback Fantastis Tundukkan Inter Milan, AC Milan juara Supercoppa

Iapun percaya diri AC Milan bisa meraih Scudetto di akhir musim berkat sentuhan perubahan Sergio Conceicao.

"Kemenangan adalah emosi yang luar biasa. Para pemain yang telah berada di sini dalam waktu yang lama tahu bahwa memenangkan Scudetto adalah sesuatu yang luar biasa," ujar pemain bernomor punggung 10 itu.

"Sekarang, bahkan yang termuda pun tahu apa artinya memenangkan sesuatu," pungkasnya.

(*)

Berita tentang Piala Super Italia

(TribunKaltara.com/Cornel Dimas Satrio K)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved