Rabu, 8 April 2026

Berita Tana Tidung Terkini

Belum Ada Data Valid Penularan Virus HMPV di Indonesia, Dinkes KTT Tetap Minta Masyarakat Waspada

Setelah Covid-19 kini beredar kabar terkait adanya serangan Virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang juga bermula di China.

Penulis: Rismayanti | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/RISMAYANTI
Sekretaris Dinkes Tana Tidung, dr Budi Samroni saat ditemui di kantornya, Rabu (15/1/2025). (TribunKaltara.com/Rismayanti) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Setelah Covid-19 kini beredar kabar terkait adanya serangan Virus Human Metapneumovirus (HMPV) yang juga bermula di China.

Disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan ( Dinkes ) Tana Tidung, dr Budi Samroni kepada TribunKaltara.com arahan dari Kementerian Kesehatan penanganan Virus HMPV sendiri sama seperti saat Covid-19 karena dua virus ini memiliki gejala yang sangat mirip.

"Kalau untuk wabah ini sebetulnya dari Kementerian Kesehatan juga kurang lebih sama sih perlakuannya seperti Covid-19 karena Ini kan virus yang penularannya lewat droplet infeksi," ujar dr Budi Samroni, saat ditemui di kantornya, Rabu (15/1/2025).

Ia mengatakan saat ini belum diketahui Virus HMPV sudah mulai menyebar ke Indonesia atau belum lantaran belum ada data resmi yang dikeluarkan.

Baca juga: Merebak Virus HMPV di China, Dinkes Tarakan Imbau Warga Terapkan PHBS, Pakai Masker Jika Batuk Pilek

"Cuma kita belum ada data valid terkait wabah ini sudah masuk ke Indonesia dan mudah-mudahan tidak sampai masuk ke Indonesia," katanya.

Meskipun belum resmi masuk ke Indonesia, namun Kementerian Kesehatan tetap mengimbau untuk hati-hati karena dikhawatirkan kasus seperti saat Covid-19 menyerang terulang kembali.

"Tapi dari Kementerian Kesehatan itu cuma memberikan kewaspadaan aja takutnya kayak kejadian covid kemarin," ucapnya.

Ia juga menuturkan jika dibandingkan kemungkinan kasus kematian disebabkan oleh penyakit jantung akan lebih banyak dari Covid-19.

"Sebetulnya kalau kita bandingkan dulu masalah covid dengan meninggal karena jantung setiap hari masalah covid diekspos terus, kalau misal dikeluarkan data saya rasa lebih banyak yang meninggal karena jantung sebenarnya," 

Namun pemberitaan kasus Covid-19 dilakukan secara masif agar masyarakat lebih berhati-hati mengingat penularan Covid-19 berlangsung cepat.

"Kenapa itu diberitakan secara hebat kan untuk antisipasi kita supaya bisa mencegah penularan covid waktu itu karena cepat menularnya kan," ucapnya.

Baca juga: Ancaman Wabah HMPV, Dinkes Kaltara Minta Masyarakat Menerapkan Kebersihan dan Pola Hidup Sehat

Mengingat Virus HMPV dan Covid-19 memiliki gejala yang serupa tentu pencegahannya juga hampir sama yaitu dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS ).

"Kalau pencegahan ya tetap waspada, cuci tangan pakai sabun, hindari kontak dengan teman-teman yang flu, jaga kesehatan supaya imunitas kita meningkat jadi kurang lebih sama seperti covid kemarin," tutupnya.

(*)

Penulis : Rismayanti 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved