Selasa, 28 April 2026

Satu Rumah di Tana Tidung Terbakar

Satu Rumah Terbakar di KTT, DPKP Tana Tidung Terjunkan 45 Personel Jinakkan Amukan Api

Tangani kebakaran yang terjadi pada Selasa (21/1/2025), DPKP Tana Tidung Kaltara kerahkan 45 personel untuk padamkan api yang mengamuk.

|
Penulis: Rismayanti | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/RISMAYANTI
Kebakaran hanguskan satu rumah di Jl Jenderal Sudirman, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Selasa (21/1/2025).(TribunKaltara.com/Rismayanti) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Tangani kebakaran yang terjadi pada Selasa (21/1/2025) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan ( DPKP ) Tana Tidung kerahkan 45 personel untuk padamkan api yang mengamuk.

Hal ini disampaikan Kepala Sub Bidang DPKP Tana Tidung, Ali Sadikin kepada TribunKaltara.com saat ditemui setelah melakukan operasi pemadam.

"Untuk personel kita setiap regu itu 10 orang dan kita di Mako ada 3 regu itu kita turunkan semua berarti 30 dan kita dibantukan juga dengan pemadam sektor Sesayap Hilir itu ada 3 regu juga masing-masing 5 personel berarti total semua ada 45 personel yang kita terjunkan," ujar Ali Sadikin.

Kebakaran yang terjadi di Jl Jenderal Sudirman, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara ( Kaltara ) ini membuat satu rumah milik warga habis terbakar.

Baca juga: Sempat Mengira Tetangga Bakar Sampah, Saksi Kebakaran di Tana Tidung Kaget Lihat Api di Atap Rumah

Ia mengungkap DPKP Tana Tidung juga menurunkan 4 unit mobil pemadam dan ditambah dari 1 unit mobil penyuplai air dari Polisi Kehutanan ( Polhut ).

"Untuk unit Damkar itu kita bawa 3 sama 1 dari sektor Sesayap Hilir dan tambahan dari Polhut yang bantu siapkan mobil penyuplai air juga jadi total keseluruhan tadi ada 5 mobil untuk memadamkan api tadi," ungkapnya.

Ia mengaku menerima laporan dari masyarakat terkait adanya kebakaran pada pukul 09.01 WITA dan hanya berjarak 4 menit dari laporan, tim pemadam sudah tiba di lokasi kejadian.

"Kami dapat laporan itu pukul 09.01 WITA dan pada saat kami tiba di lokasi selang 4 menit setelah laporan masuk berarti pukul 09.05 kejadiannya api sudah membesar," akunya.

Durasi penanganan dilakukan selama 1 jam 25 menit terhitung sejak tim pemadam tiba hingga meninggalkan lokasi kejadian.

"Operasinya tadi itu dari 09.05 WITA sampai 10.30 jadi totalnya 1,25 jam tapi itu sampai proses pendinginan sama sampai komandan kami tinjau lokasi dan briefing personel kembali karena kami melihat kondisinya juga jangan sampai kami pulang tapi masih meninggalkan asap, kalau apinya itu tidak sampai sejam sudah padam," paparnya.

Ia mengatakan akibat adanya kabel yang terhubung dari titik kebakaran dengan rumah lainnya di lokasi membuat api hampir merambat ke rumah lainnya.

Namun dengan penanganan cepat yang dilakukan sehingga api tidak meluas hingga ke bangunan lainnya.

"Tadi hampir merembet ke rumah lain juga karena ada kabel yang ikut terbakar menuju ke rumah yang di depan kalau misal lambat penanganan pasti merembet api itu untungnya PLN langsung sigap padamkan listrik dan kabel yang dari tempat terbakar itu kami kasih putus jadi tidak sempat merembet," bebernya.

Saat tim pemadam tiba di lokasi masyarakat sekitar dengan cepat ingin membantu dengan maksud mempermudah masuknya alat pemadam ke titik kebakaran, namun ia tegaskan hal itu tidak perlu dilakukan.

"Tadi itu juga sempat masyarakat mau membantu megang selang apa segala macam kan tentu kita berterima kasih lah kepada mereka karena niat baiknya mungkin untuk mempermudah akses kita masuk ke dalam gang yang lumayan kecil tapi seharusnya itu tidak boleh," tegasnya.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved