Berita Bulungan Terkini
Air Terjun Kilo 11, Permata Tersembunyi di Desa Long Beluah Kaltara Belum Tersentuh Pemerintah
Air Terjun Kilo 11 di Desa Long Beluah, Bulungan, Kaltara belum terjamah pemerintah, minim fasilitas umum seperti toilet, tempat duduk, dan warung.
Penulis: Rismayanti | Editor: Cornel Dimas Satrio
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Air Terjun Kilo 11 yang terletak di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara ( Kaltara), menyimpan potensi besar sebagai destinasi wisata alam.
Keindahannya yang masih alami dengan air jernih dan lingkungan hijau menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar.
Namun, hingga kini, tempat wisata ini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah untuk pengembangan dan pengelolaannya.
Meski akses menuju Air Terjun Kilo 11 tidak terlalu sulit, infrastruktur pendukung masih sangat minim.
Dari perkampungan di Desa Long Beluah, perjalanan menuju air terjun memakan waktu sekitar 45 menit sehingga untuk pulang pergi hanya dibutuhkan waktu kurang lebih satu setengah jam perjalanan dengan motor melalui jalan setapak yang berbatu.
Saat musim hujan, jalur ini menjadi licin karena becek dan dapat membuat kendaraan tergelincir
Salah satu warga Desa Long Beluah, Rahmin, mengungkapkan bahwa Air Terjun Kilo 11 sebenarnya bisa menjadi destinasi wisata yang menarik jika mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah setempat.
"Tempatnya sangat indah dan masih alami, tetapi belum ada perhatian dari pemerintah. Kalau ada perbaikan jalan dan fasilitas, pasti lebih banyak orang yang mau datang ke sini," ujar Rahmin kepada TribunKaltara.com, Kamis (3/4/2025).
Baca juga: Rekomendasi Wisata Lebaran, Air Terjun Kilo 11, Pesona Alami di Desa Long Beluah Bulungan Kaltara
Saat ini, belum ada fasilitas umum seperti toilet, tempat duduk, atau tempat sampah serta warung-warung di sekitar lokasi air terjun.
Pengunjung yang datang harus membawa bekal sendiri dan memastikan tidak meninggalkan sampah agar lingkungan tetap bersih. Menurut Rahmin, warga setempat sebenarnya ingin mengembangkan wisata ini agar lebih dikenal, tetapi keterbatasan dana dan kurangnya dukungan dari pemerintah menjadi kendala utama.
"Kami ingin tempat ini bisa lebih berkembang, mungkin dengan adanya jalan setapak yang lebih baik atau tempat istirahat untuk pengunjung. Kalau bisa dikelola dengan baik, desa kami juga bisa mendapatkan manfaat ekonomi dari wisatawan yang datang," tambahnya.
Sejauh ini, Air Terjun Kilo 11 masih bisa dikunjungi secara gratis karena belum ada sistem pengelolaan resmi.
Warga berharap ada perhatian dari pemerintah daerah agar wisata alam ini bisa menjadi salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Bulungan.
Dengan keindahan yang dimilikinya, Air Terjun Kilo 11 berpotensi menjadi daya tarik wisata yang lebih luas jika mendapat pengelolaan yang baik.
(*)
Penulis : Rismayanti
Air Terjun Kilo 11
Desa Long Beluah
Bulungan
Tanjung Palas
Kalimantan Utara
Kaltara
wisata
fasilitas umum
BPS
UMK
Tarakan
| Proyeksi APBD Bulungan 2027 Capai Rp2,3 Triliun, Sekda Ingatkan Efisiensi Belanja |
|
|---|
| Krisis Guru Agama di Bulungan, Disdik Larang Keras Penggabungan Pelajaran Kristen dan Katolik |
|
|---|
| Pasca Lebaran, Harga Cabai di Tanjung Selor Turun Rp 135 Ribu Per Kg, Sempat Rp 250 Ribu Per Kg |
|
|---|
| Kesaksian Detik-detik Rebahnya Tokoh Agama Bulungan Datu Muhammad Idris usai jadi Imam Salat |
|
|---|
| Libur Cuti Bersama Lebaran 2026, Pelayanan SIM di Polresta Bulungan Tutup Sementara |
|
|---|
