Berita Bulungan Terkini
Inflasi di Tanjung Selor pada April 2025 Sebesar 0,59 Persen, Terendah di Kalimantan Utara
Berdasarkan dat BPS Bulungan Apri 2025 inflasi di Tanjung Selor tercatat 0,59 persen dan IHK 105,8. Tercatat ini paling terendah di Kaltara.
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Badan Pusat Statistik (BPS) Bulungan mencatat, inflasi di Tanjung Selor, Bulungan Kalimantan Utara (Kaltara) pada April 2025 sebesar 0,59 persen secara year on year (yoy). Dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,8 persen.
Dibandingkan dengan dua daerah penilaian inflasi lainnya di Kaltara, Tanjung Selor merupakan yang terendah. Catatan BPS Kaltara, Nunukan tertinggi dengan 1,78 persen, dan kedua Tarakan dengan tingkat inflasi pada April 2025 sebesar 1,24 persen.
Dalam keterangan persnya, Selasa (06/05/2025) Kepala BPS Bulungan Yuda Agus Irianto mengatakan, harga sejumlah komoditas di Bulungan secara umum mengalami kenaikan pada April 2025.
Berdasarkan hasil pemantauan, disebutkan, pada April 2025 terjadi inflasi YoY sebesar 0,59 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 105,18 pada April 2024 menjadi 105,80 pada April 2025.
Baca juga: Inflasi Kalimantan Utara Hanya 1,24 Persen, Cabai Penyumbang Terbesar di Tarakan
“Tingkat inflasi month to month (MTM) dan tingkat inflasi year to date (ytd) masing-masing sebesar 0,19 persen dan 0,59 persen,” ungkap Yuda Agus Irianto di rilis resmi BPS Bulungan, Selasa (06/05/2025).
BPS Bulungan menyebut, inflasi YoY terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran. Yaitu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,69 persen, makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,33 persen.
Kemudian kesehatan sebesar 1,23 persen, penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 1,00 persen ,pakaian dan alas kaki sebesar 0,29 persen dan pendidikan sebesar 0,18 persen.
“Kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi sebesar 3,93 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,57 persen. Selanjutnya, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,80 persen, kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,25 persen dan kelompok rekreasi olahraga dan budaya sebesar 0,10 persen,” ungkapnya.
Adapun komoditas yang dominan memberikan andil inflasi YoY pada April 2025, antara lain emas perhiasan, ikan bandeng, kopi bubuk, bawang merah, terong, ikan tongkol, bawang putih, sigaret kretek mesin (SKM), sepeda motor dan minyak goreng.
Baca juga: Harga Naik, Daya Beli Warga Nunukan Turun, Dampak Inflasi dan Beban Transportasi
Sedangkan komoditas yang menyumbang deflasi YoY, antara lain angkutan udara, beras, bahan bakar rumah tangga, sawi hijau, telepon seluler, kulkas, sabun cair, tarif pulsa ponsel, daging ayam ras dan udang basah.
“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi month to month pada April 2025, antara lain tarif listrik, emas perhiasan, ikan bandeng, bawang merah, kangkung, terong, bawang putih, gula pasir, daun bawang, dan bayam," ujarnya.
Yudi membeberkan, komoditas yang memberikan andil deflasi month to month, antara lain angkutan udara, cabai rawit, daging ayam ras, tarif pulsa ponsel, sawi hijau, kentang, bensin, ikan kakap merah, pisang dan penyedap masakan.
Kelompok pengeluaran yang memberikan andil inflasi yoy, antara lain kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,98 persen, perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,32 persen, penyediaan makanan dan minuman/ restoran sebesar 0,06 persen, kesehatan sebesar 0,03 persen dan pakaian dan alas kaki sebesar 0,01 persen.
Sementara pengeluaran yang menyumbang deflasi yoy, yaitu transportasi sebesar 0,56 persen, perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,14 persen, informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,06 persen dan kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,05 persen.
“Kelompok rekreasi, olahraga dan budaya dan kelompok pendidikan memberikan andil sumbangan sangat kecil atau sebesar 0,00 persen,” imbuh Yuda.
(*)
Penulis: Edy Nugroho
BPS Bulungan
inflasi
Tanjung Selor
Bulungan
Kalimantan Utara
Kaltara
IHK
Yuda Agus Irianto
TribunKaltara.com
| Harga Plastik Naik, Pedagang UMKM di Tanjung Selor Bulungan Menjerit, Untung Kian Menipis |
|
|---|
| Daftar Pejabat dan OPD yang Wajib Masuk Kantor saat WFA di Bulungan Kaltara |
|
|---|
| Intip Profil Jason, Pemeran Yesus Kristus di Perayaan Jumat Agung Gereja Katedral Tanjung Selor |
|
|---|
| Data Pemilih di Kabupaten Bulungan Naik 2.165 Orang, Kecamatan Tanjung Selor Paling Tinggi |
|
|---|
| Suasana Haru Jumat Agung di Katedral Tanjung Selor, Umat Menangis Lihat Visualisasi Yesus Sengsara |
|
|---|
