Berita Tarakan Terkini
Sirine Simulasi Kebakaran Kilang Pertamina Berbunyi, Warga Tarakan Berlarian Sambil Bawa Bebek
Warga berlarian menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi yang disiapkan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan dalam simulasi kebakaran.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Adhinata Kusuma
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - Suara sirine diduga peringatan kebakaran tangki Pertamina membuat warga RT 1 Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan, Kalimantan Utara, berlarian ke luar rumah, Kamis (8/5/2025).
Ada yang membawa panci, ada pula yang membawa serta bebek karena saat kejadian warga sedang memberi makan ternak bebek miliknya.
Warga RT 1 tampak berlarian menuju titik kumpul melalui jalur evakuasi yang disiapkan PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan.
Kejadian ini rupanya adalah simulasi yang digelar PT Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Tarakan.
Yakni simulasi penanggulangan keadaan darurat kebakaran tangki timbun dan evakuasi warga ke Assembly Point Kelurahan Gunung Lingkas Kota Tarakan.
Baca juga: Sampel BBM di SPBU Tarakan Masih Diuji, Pertamina Tunggu Hasil dari LEMIGAS
Seorang warga Kelurahan Gunung Lingkas, H. Abdul Latif mengungkapkan kegiatan sosialisasi kebakaran cukup penting untuk mengedukasi masyarakat.
"Seingat saya tiga kali. Tahun lalu masih sosialisasi, nah yang sampai lari-lari begini baru dua kali. Alhamdulillah selama ini tidak ada kebakaran, ini hanya antisipasi. Jadi ini edukasi ke masyarakat, mungkin hari ini ada 30-an warga yang datang," bebernya.
Mewakili Fuel Terminal Manager Tarakan, Steven Pattiwael melalui Supervisor Health, Safety and Environment Fuel Terminal Tarakan PT Pertamina Patra Niaga, Abdul Azis mengungkapkan, kegiatan ini merupakan simulasi.
Hal ini sebagai bentuk langkah kesiapan warga manakala terjadi hal yang tak diinginkan. Apalagi lokasi warga RT 1 berada tak jauh dari tangki milik Pertamina.
Lebih lanjut Azis didampingi Fauzan, CSR Tarakan mengatakan kegiatan ini bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam respons masyarakat terhadap keadaan darurat di perusahaan jika terjadi adanya hal yang tak diinginkan.
"Jika terjadi adanya hal tidak diinginkan keadaan darurat di perusahaan, masyarakat punya respons terhadap kejadian tersebut. Kita meminimalisir dampak di masyarakat itu sendiri," urainya.
Khusus di RT 1, simulasi lebih ke arah membantu warga berlari menuju titik aman melalui jalan yang sudah diintruksikan.
Lurah Gunung Lingkas, Danny HS ikut menyampaikan kegiatan ini menurutnya sangat penting dilaksanakan warga RT 1 Gunung Lingkas.
Kegiatan ini sendiri ternyata bukan pertama kalinya. Kegiatan ini sudah ketiga kalinya dilaksanakan.
"Ini sebenarnya simulasi kegiatan Organisasi Kebencanaan diinisiasi Pertamina dan tiap tahun disosialisasikan ke warga. Jika suatu waktu ada kebencanaan di kilang Pertamina, warga juga sudah mengerti jalur evakuasi harus ke mana, harus ngapain," papar Danny.
| Rupiah Tembus Rp17 Ribu, Akademisi UBT Margiyono Sebut Pemerintah Bisa Kurangi Impor |
|
|---|
| Intip Perawatan Mike Tyson, Sapi Bantuan Presiden Prabowo untuk Tarakan, Harga Rp105 Juta |
|
|---|
| Mike Tyson Resmi Terpilih Jadi Sapi Bantuan Presiden Prabowo Subianto untuk Tarakan, Bobot 1,05 Ton |
|
|---|
| Awal Juni Disdikbud Kaltara Laksanakan Uji Coba Website SPMB 2026, Sempat Ditutup Ada Gangguan |
|
|---|
| Rupiah Tembus 17 Ribu per Dollar AS, Ini Respons Akademisi Universitas Borneo Tarakan Dr Margiyono |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/20250508-Simulasi-kebakaran-PT-Pertamina-Patra-Niaga-Fuel-Terminal-Tarakan.jpg)