Menyapa Nusantara
Deputi Watap: Asta Cita Prabowo sejalan dengan SDG PBB
Asta Cita Presiden Prabowo Subianto sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang ditetapkan oleh PBB, ini penjelasannya.
Lebih lanjut Bowo menyinggung terkait rencana PBB memangkas anggaran dan 3.000 pegawai setelah Amerika Serikat menghentikan pendanaan, sehingga menurunkan total anggaran menjadi sekitar 3,7 miliar dolar AS.
Baca juga: 6 Fakta Rahayu Saraswati Mundur dari DPR, Keponakan Prabowo Minta Maaf Gegara Ucapan Kontroversial
Bowo menuturkan bahwa Indonesia menyuarakan agar efisiensi tersebut tidak memotong peningkatan kinerja karena PBB memiliki banyak mandat untuk membantu negara-negara berkembang, khususnya negara dengan berpendapatan rendah dan berkebutuhan khusus, termasuk untuk Palestina.
Adapun Kementerian Luar Negeri sebelumnya menyatakan bahwa Presiden Prabowo, saat berpidato dalam sesi Debat Umum di Sidang Majelis Umum PBB pada 23 September, akan turut membahas dinamika globa, termasuk menyampaikan program yang dilakukan di dalam negeri, seperti Asta Cita.
Presiden Prabowo Subianto telah tiba di New York, Amerika Serikat melalui Bandara Internasional Jhon F Kennedy, dengan pendaratan sekitar pukul 16.50 waktu setempat.
(*)
(ANTARA, Senin 22 September 2025, Kuntum Khaira Riswan)
Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News
| Waspada Potensi Bencana saat Libur Natal dan Tahun Baru |
|
|---|
| Perbaikan Jalan dan Jembatan Wilayah Sumatera Pasca Banjir dan Longsor |
|
|---|
| Kepala BGN Mengaku kepada Prabowo Bisa Stabilkan Harga Pangan Lewat MBG |
|
|---|
| Prabowo-Dasco Bertemu Bahas Stabilitas Ekonomi dan Pemulihan Bencana |
|
|---|
| Presiden Prabowo Pastikan Terus Pantau Pemulihan Bencana di Sumatera Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Foto-Presiden-Prabowo-Subianto-saat-melantik-sejumlah-menteri.jpg)