Berita Kaltara Terkini
Pakar Gizi Apresiasi Menu Program MBG: Aman Dikonsumsi dan Minim Risiko Pangan
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah mendapat apresiasi dari kalangan akademisi dan pakar gizi.
Penulis: Edy Nugroho | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah mendapat apresiasi dari kalangan akademisi dan pakar gizi.
Program ini dinilai berhasil menghadirkan menu makanan yang tidak hanya memenuhi standar gizi anak sekolah, tetapi juga aman dikonsumsi dan minim risiko terhadap keamanan pangan.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah nyata pemerintah dalam memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses terhadap makanan yang aman dan bernutrisi.
“Program ini tidak hanya tentang memberikan makanan, tapi memastikan setiap anak Indonesia memperoleh asupan yang aman, sehat, dan layak. Kita ingin membangun generasi yang kuat dan cerdas, dimulai dari piring mereka,” ujar Prabowo Subianto.
Baca juga: Personel Polresta Bulungan Awasi Pendistribusian MBG hingga ke Sekolah, Pastikan Tepat Sasaran
Sementara itu, Dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar, Ni Putu Agustini, menyampaikan bahwa menu MBG telah memenuhi kriteria aman konsumsi dan dirancang dengan prinsip gizi seimbang. Hal ini disampaikannya usai melakukan peninjauan ke salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Denpasar.
Menurut Agustini, pelaksanaan program MBG telah menerapkan standar pengolahan pangan yang tepat, mulai dari penentuan porsi hingga pemilihan jenis bahan makanan. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan gizi peserta program telah disesuaikan berdasarkan kelompok usia, baik untuk anak di bawah enam tahun maupun di atas enam tahun.
“Dari sisi keamanan pangan, menu MBG tergolong aman karena bahan dan metode pengolahannya tidak termasuk kategori berisiko tinggi. Risiko kontaminasi maupun kerusakan pangan relatif kecil,” ujarnya.
Agustini juga menilai keberhasilan penyelenggaraan MBG turut mendorong terbentuknya pola makan sehat di kalangan pelajar serta meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya para orang tua, terhadap program pemerintah ini.
Saat ini, Rata-rata satu SPPG telah menyalurkan lebih dari 3.500 porsi makanan bergizi setiap hari bagi siswa dari tingkat TK hingga SMA, serta menyediakan layanan bagi ibu hamil dan menyusui.
Baca juga: Wawali Tarakan Ikut Tinjau Pelaksanaan MBG, Pemkot Harapkan Standar Juklak Juknis Segera Dirilis
Pelaksanaan program didukung oleh tenaga dari Badan Gizi Nasional (BGN) bersama para relawan daerah, yang memastikan seluruh proses pengelolaan hingga distribusi berjalan secara higienis dan memenuhi standar nasional.
Agustini berharap agar program MBG terus diperkuat dan diperluas jangkauannya di seluruh wilayah Indonesia. Ia menekankan bahwa keberlanjutan program ini sangat penting untuk memastikan anak-anak memperoleh asupan yang aman, bergizi, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal.
(*)
Penulis: Edy Nugroho
| Anggota DPRD Kaltara Dino Andrian Serap Aspirasi Nelayan di Tarakan, Usulan Diklaim Masuk APBD 2026 |
|
|---|
| Dinilai Perkuat Ekonomi Masyarakat, Ketua DPRD Kaltara Dukung Koperasi Desa Merah Putih |
|
|---|
| Mahasiswi Asal Nunukan Jadi Korban Kekerasan Seksual di Makassar, Tamara Minta Pelaku Dihukum Berat |
|
|---|
| Kadin Kaltara Khawatir Kenaikan Harga BBM Bisa Picu PHK, Minta Pemerintah Buka Kran Investasi |
|
|---|
| Kebijakan WFA Sukses Pangkas Tagihan Listrik dan Air Pemprov Kaltara, jadi Rp900 Jutaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Murid-SD-di-salah-satu-sekolah-menikmati-menu-makanan-bergizi-gratis.jpg)