Menyapa Nusantara
Kepala Bakom Muhammad Qodari: Masyarakat Semakin Rasakan Manfaat MBG
Kepala Bakom M Qodari menyebut mayoritas masyarakat merasakan manfaat MBG, terutama kemudahan memperoleh makanan bergizi dan perbaikan pola makan.
Ringkasan Berita:
- Badan Komunikasi Pemerintah RI menyebut mayoritas masyarakat merasakan manfaat Program MBG, terutama kemudahan memperoleh makanan bergizi dan perbaikan pola makan sehat.
- Survei Badan Pusat Statistik menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap program MBG meningkat pada berbagai aspek dari Juli hingga November 2025.
- Pemerintah terus memperbaiki tata kelola Program MBG, termasuk penerapan SLHS dan penanganan ribuan aduan melalui call center SAGI 127 milik Badan Gizi Nasional.
TRIBUNKALTARA.COM - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah ( Bakom ) RI Muhammad Qodari mengatakan masyarakat semakin merasakan manfaat dari program makan bergizi gratis ( MBG ) termasuk dalam aspek kemudahan memperoleh makanan bergizi.
Dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu, Kepala Bakom RI Qodari menyampaikan bahwa survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) yang melibatkan 81.100 rumah tangga di seluruh Indonesia memperlihatkan mayoritas rumah tangga penerima MBG menyatakan persetujuan atas manfaat dari program itu, dengan tingkat persetujuan meningkat dari Juli ke November 2025 dalam semua aspek yang disurvei.
"Meningkatkan kemudahan memperoleh makan bergizi naik dari 81,4 persen menjadi 84,1 persen.
Memperbaiki perilaku makan bergizi dari 80,3 persen menjadi 84,1 persen," kata Qodari.
Selain itu, tingkat persetujuan masyarakat terkait peran MBG untuk meringankan beban waktu menyiapkan makan siang meningkat dari 75,4 persen menjadi 78,3 persen serta aspek meringankan pengeluaran sehari-hari dari 73,6 persen menjadi 75,9 persen.
Baca juga: Program MBG jadi Kunci Atasi Kedaruratan Tersembunyi Dampak Stunting
Tidak hanya itu, Qodari juga menyoroti bahwa persentase siswa yang menghabiskan seluruh porsi MBG juga naik dari 66,9 persen pada Juli 2025 menjadi 69,8 persen pada November 2025.
Hal itu, kata Qodari, mengindikasikan adanya perbaikan kualitas menu dan cita rasa secara berkala.
Dia mengatakan perbaikan tata kelola dalam pelaksanaan MBG terus dilakukan dengan kerja sama antara kementerian dan lembaga terkait.
"Mengenai MBG, seperti yang kami sampaikan intinya pemerintah terus memperbaiki tata kelola.
Tentunya karena ini berurusan dengan jumlah yang sangat banyak, tentu pasti memerlukan kerja sama dengan K/L yang lain," tutur Qodari.
Secara khusus dia menyoroti sejak penerapan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) telah terjadi peningkatan yang signifikan.
Dengan sepanjang 2026 terdapat 3.615 aduan yang masuk ke call center SAGI 127 yang dioperasikan Badan Gizi Nasional (BGN).
(*)
(AMTARA/Prisca Triferna Violleta-Lintang Budiyanti Prameswari/Kamis 14 Mei 2026)
| Menkop: Presiden Prabowo Bakal Luncurkan Operasional 1.000 Kopdes Merah Putih pada Mei 2026 |
|
|---|
| Program MBG jadi Kunci Atasi Kedaruratan Tersembunyi Dampak Stunting |
|
|---|
| Bedah Rumah 15.000 di Daerah Perbatasan |
|
|---|
| Temuan Gas Blok Ganal di Kalimantan Timur untuk Ketahanan Energi Nasional |
|
|---|
| Wamen PU Diana Kusumastuti: Sekolah Rakyat Buka Kesempatan Masyarakat Miskin Bersekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Kepala-Badan-Komunikasi-Republik-Indonesia-Bakom-RI-M-Qodari.jpg)