Minggu, 7 Juni 2026

Menyapa Nusantara

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari Dorong Penguatan Peran ANTARA di Era Digital

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mendorong Perum LKBN ANTARA memperkuat kualitas pemberitaan dan mempercepat transformasi digital.

Tayang:
Editor: Amiruddin
ISTIMEWA
PENGUATAN PERAN ANTARA - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Muhammad Qodari, saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional ANTARA 2026, pada tanggal 3-5 Juni. Muhammad Qodari mendorong penguatan peran Perum LKBN ANTARA agar tetap relevan di era digital melalui penguatan kualitas pemberitaan, transformasi platform, serta optimalisasi jaringan daerah. (ANTARA/Rahid Putra Laksana) 

Ringkasan Berita:
  • Kepala Bakom RI Muhammad Qodari mendorong Perum LKBN ANTARA memperkuat kualitas pemberitaan dan mempercepat transformasi digital agar tetap relevan di era media modern.
  • ANTARA diminta mengedepankan pemberitaan berbasis data, riset, dan konteks kebijakan agar informasi pemerintah lebih mudah dipahami masyarakat.
  • Muhammad Qodari juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi AI serta penguatan jaringan biro daerah untuk mendukung komunikasi publik dan program pemerintah.

 

TRIBUNKALTARA.COM - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mendorong penguatan peran Perum LKBN ANTARA agar tetap relevan di era digital melalui penguatan kualitas pemberitaan, transformasi platform, serta optimalisasi jaringan daerah.

"Komunikasi pemerintah hari ini tidak cukup hanya dengan mengumumkan program. 

Yang harus dilakukan adalah menjelaskan konteks, manfaat, alasan, dan arah kebijakan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh rakyat," kata Muhammad Qodari, saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional ANTARA 2026, pada tanggal 3-5 Juni.

Menurut Muhammad Qodari, ANTARA memiliki posisi strategis dalam menjembatani komunikasi pemerintah kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat, terverifikasi, dan mudah dipahami publik.

Muhammad Qodari juga mendorong ANTARA memperkuat praktik evidence-based reporting dengan menjadikan data, riset, dan konteks kebijakan sebagai dasar pemberitaan.

"Riset, angka, dan konteks kebijakan adalah senjata efektif untuk membuat rakyat memahami program negara. 

Fakta yang disajikan dengan baik jauh lebih persuasif daripada klaim," ujar Qodari .

 

MBG - Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari saat melakukan audiensi ke Tribun Network, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan masyarakat semakin merasakan manfaat dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) termasuk dalam aspek kemudahan memperoleh makanan bergizi. TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL
PENGUATAN PERAN ANTARA - - Kepala Badan Komunikasi Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari saat melakukan audiensi ke Tribun Network, Jakarta, Selasa (12/5/2026). Muhammad Qodari mendorong penguatan peran Perum LKBN ANTARA agar tetap relevan di era digital melalui penguatan kualitas pemberitaan, transformasi platform, serta optimalisasi jaringan daerah. TRIBUNNEWS/LUTFI AKHMAL (Tribunnews.com)

Baca juga: Kepala Bakom Muhammad Qodari: Masyarakat Semakin Rasakan Manfaat MBG

Selain itu, Muhammad Qodari menilai transformasi digital perlu terus dipercepat mengingat masyarakat kini semakin banyak mengonsumsi informasi melalui video pendek, infografis, podcast, hingga berbagai format konten digital lainnya.

Karena itu, ANTARA didorong untuk mengembangkan talenta yang mampu mengolah produk jurnalistik dalam format kekinian, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) guna mendukung produksi konten yang lebih menarik dan relevan.

Dalam arahannya, Muhammad Qodari juga menekankan pentingnya menjaga keunggulan ANTARA melalui jaringan biro yang tersebar di berbagai daerah. 

Menurut Muhammad Qodari, jaringan tersebut menjadi modal penting untuk mengomunikasikan berbagai program pembangunan secara lebih dekat kepada masyarakat.

Qodari berharap ANTARA dapat menjadi media yang mampu memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai berbagai program pemerintah di tengah dinamika ekosistem media digital saat ini.

"ANTARA harus lebih produktif. Mudah-mudahan dengan kelebihan ANTARA seperti jaringannya, pengalamannya, standar jurnalismenya, justru menjadi penerang, memberikan penunjuk di dalam konteks sekarang ini, terkait khususnya program-program pemerintahan," ujarnya.

(*)

(ANTARA/Wening Caya Ing Tyas/Sabtu 6 Mei 2026)

 

 

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved