Berita Nunukan Terkini
Diduga Buka Lahan Pertanian dengan Cara Membakar, Karhutla Terjadi di Mansapa Nunukan Kaltara
Petugas gabungan bergerak memadamkan Karhutla di Kelurahan Mansapa, Nunukan, Kaltara, pada Selasa (21/10/2025), sore.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan bersama personel TNI Angkatan Laut (TNI AL) bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla) yang terjadi di Kelurahan Mansapa, Kecamatan Nunukan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kaltara, pada Selasa (21/10/2025), sore.
Berdasarkan laporan resmi BPBD, kebakaran tersebut pertama kali diketahui sekira pukul 15.00 Wita setelah personel di lapangan melihat asap tebal membubung dari arah wilayah Nunukan Selatan.
Tak menunggu lama, tim segera melakukan ground check ke titik koordinat kejadian di 4°4’17.9292” LU dan 117°44’8.6388” BT, atau sekira 15 menit perjalanan dari markas BPBD Nunukan.
Setibanya di lokasi, petugas menemukan lahan seluas sekitar 1,5 hektare telah terbakar.
Baca juga: Hingga Agustus 2025, BPBD Tarakan Tangani 13 Karhutla, Rutin Pelatihan Penanggulangan Bencana
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan pertanian yang dilakukan oleh warga. Petugas langsung melakukan penanganan cepat untuk mencegah api meluas ke sekitar area pemukiman.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan, Arief Budiman.
Sebanyak 22 personel BPBD Nunukan dan empat anggota TNI AL dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman langsung.
Mereka bekerja menggunakan kombinasi alat pemadam operasional dan alat manual, dibantu satu unit truk suplai air serta satu unit motor trail lapangan untuk menjangkau area sulit.
"Dalam waktu kurang dari 30 menit, kobaran api berhasil dikendalikan sepenuhnya. Meski proses pemadaman berjalan lancar, tim di lapangan sempat mengalami kendala akibat terbatasnya jumlah selang pemadam. Sehingga harus dilakukan pengaturan bergantian untuk menjaga efektivitas penyemprotan air," kata Arief kepada TribunKaltara.com, Rabu (22/10/2025), sore.
Keberhasilan pemadaman cepat tidak lepas dari kesiapsiagaan personel di lapangan yang selalu siaga memantau potensi Karhutla.
Cuaca berawan saat kejadian juga membantu memperlambat laju penyebaran api.
“Setelah menerima laporan adanya asap tebal, tim langsung dikerahkan untuk melakukan pengecekan. Ternyata benar terjadi kebakaran akibat aktivitas pembukaan lahan. Berkat kerja cepat tim di lapangan, api dapat dipadamkan sebelum meluas,” ucapnya.
Hingga saat ini, identitas pemilik lahan masih belum diketahui. Petugas masih melakukan penelusuran dan koordinasi dengan pemerintah kelurahan setempat untuk memastikan siapa pemilik lahan yang menjadi titik awal kebakaran.
BPBD Nunukan juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan, karena tindakan tersebut sangat berisiko menimbulkan kebakaran besar dan mengancam keselamatan lingkungan maupun warga sekitar.
“Musim kemarau yang masih berlangsung membuat kondisi vegetasi kering dan mudah terbakar. Kami imbau warga untuk tidak membakar lahan, serta segera melapor ke BPBD jika menemukan tanda-tanda kebakaran,” tegas Arief.
| Stok Darah Kritis, PMI Nunukan Gelar Donor dan Beri Paket Sembako Bagi 80 Pendonor Pertama |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit di Nunukan Meroket Jadi Rp90 Ribu per Kilogram, Pedagang Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| Harga Pertamax Naik Rp 17.000 per Liter, Pengendara di Nunukan tak Ada Kepanikan Tetap Normal |
|
|---|
| Detik-detik Kebakaran Kios Pulsa di Nunukan, 5 Armada Damkar Dikerahkan |
|
|---|
| KUA Go Green dan Geber Masjid Digelar di Sebatik Tengah Nunukan, Libatkan Pelajar hingga Aparat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Petugas-memadamkan-kebakaran-hutan.jpg)