Senin, 18 Mei 2026

Berita Bulungan Terkini

APBD Bulungan 2026 Turun 13,33 Persen, Prioritaskan Layanan Dasar dan Peningkatan SDM

APBD 2026 mengalami penurunan signifikan, Pemkab Bulungan prioritaskan pembangunan layanan dasar dan peningkatan kualitas SDM.

Tayang:
Penulis: Edy Nugroho | Editor: Cornel Dimas Satrio
ISTIMEWA
APBD 2026 TURUN - Rapat paripurna dengan agenda pemandangan akhir fraksi dan pengesahan Ranperda tentang APBD 2026 di DPRD Bulungan, Jumat (28/11/2025). APBD 2026 mengalami penurunan signifikan, fokus utama diarahkan pada pembangunan layanan dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Seluruh fraksi di DPRD Bulungan, menyetujui Rancangan Peraturan (Raperda), tentang Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bulungan 2026, dalam Rapat Paripurna Ke-8 Masa Sidang III Tahun 2025, Jumat (28/11/2025).

Meski demikian, beberapa fraksi dalam pandangan akhirnya memberikan sejumlah catatan.

Fraksi Gerindra misalnya, memberikan catatan, agar Pemkab Bulungan memberikan prioritas untuk pembangunan infrastruktur, serta catatan soal perizinan.

Bupati Bulungan, Syarwani, memaparkan APBD 2026 mengalami penurunan signifikan akibat berkurangnya Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.

"Pendapatan daerah pada APBD 2026 sebesar Rp1,58 triliun, sementara belanja mencapai Rp2,01 triliun," jelasnya.

Selisih pendapatan dan belanja ditutup melalui pembiayaan daerah sebesar Rp424,9 miliar.

Baca juga: Realisasi Investasi di Bulungan Melonjak Empat Tahun Terakhir, Tahum 2024 Tembus Rp 13,27 Triliun

"Kalau persentase penurunan, dari APBD sebelumnya, itu turun 13,33 persen. TKD yang tahun 2025 sebesar Rp1,5 triliun, turun menjadi Rp1,3 triliun. Jadi kurang lebih Rp200 miliar hilang dari transfer pusat," ungkap Syarwani.

Dengan ruang fiskal yang menyempit, Pemkab Bulungan menerapkan kebijakan efisiensi sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri.

Fokus utama diarahkan pada pembangunan layanan dasar dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

"Prioritas kita jelas, yaitu layanan pendidikan dan kesehatan sebagai kebutuhan dasar masyarakat," tegas Syarwani.

Ia menambahkan, pembangunan SDM tidak hanya dijalankan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, tetapi juga dinas lain melalui program peningkatan kualitas SDM.

Di sektor kesehatan, penguatan layanan tetap menjadi perhatian utama dengan leading sector Dinas Kesehatan Bulungan dan RSD dr H Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor.

Meski anggaran terbatas, infrastruktur tetap masuk agenda prioritas.

Baca juga: Cegah Kebocoran PAD, Pemkab Bulungan Digitalisasi Tiket Speedboat dan Parkir

DPRD Bulungan memberi perhatian khusus pada kondisi jalan antarkecamatan, termasuk jalur Tanjung Palas Utara–Tanjung Palas Tengah yang melewati Desa Kelubir, Silva Rahayu, hingga Salimbatu.

"Tidak bisa sekaligus di 2026, tapi secara perlahan kita akan mengintervensi peningkatan kondisi jalan yang menghubungkan dua kecamatan itu," ucap Syarwani.

(*)

Penulis: Edy Nugroho

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved