Selasa, 19 Mei 2026

Berita Nunukan Terkini

Pemkab Nunukan Bangun Manajemen Talenta ASN Berbasis Data, 498 Aparatur Dipetakan Kompetensinya

Pemkab Nunukan mulai memperkuat reformasi birokrasi melalui penataan ASN berbasis potensi dan data objektif.

Tayang:
Penulis: Febrianus Felis | Editor: M Purnomo Susanto
TribunKaltara.com/Febrianus Felis
PEMETAAN KOMPETENSI ASN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mulai memperkuat reformasi birokrasi melalui penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis potensi dan data objektif. 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan mulai memperkuat reformasi birokrasi melalui penataan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis potensi dan data objektif.

Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan uji Kompetensi terhadap 498 ASN dari berbagai perangkat daerah sebagai bagian dari program pemetaan kapasitas aparatur tahun 2025.

Uji Kompetensi yang dilaksanakan mencakup pemetaan kemampuan teknis, manajerial, dan sosial kultural.

Program ini tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan kerja ASN, tetapi juga untuk memetakan kecenderungan potensi dan kekuatan dominan setiap individu sebagai dasar pengelolaan Sumber Daya Manusia aparatur secara lebih strategis.

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran di Tana Tidung Kaltara Hanguskan 2 Rumah Milik ASN

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Nunukan, Kaharuddin Tokong, mengatakan bahwa pemetaan kompetensi menjadi langkah awal dalam membangun sistem manajemen talenta ASN yang terukur dan berkelanjutan.

“Melalui uji kompetensi ini, kita ingin mendapatkan gambaran utuh tentang potensi ASN kita. Dari 498 peserta yang ikut, akan terlihat kecenderungan masing-masing, baik yang kuat di aspek manajerial, teknis, maupun sosial kultural,” ujar Kahar kepada TribunKaltara.com, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, hasil pemetaan tidak berhenti pada penilaian tingkat kemampuan semata. Lebih dari itu, data yang dihasilkan akan digunakan untuk mengidentifikasi kekuatan dominan ASN, sehingga pengembangan kompetensi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan organisasi perangkat daerah.

Kahar mengatakan jika selama ini pengembangan ASN kerap dilakukan secara umum dan belum sepenuhnya berbasis potensi individu.

Dengan adanya pemetaan ini, Pemkab Nunukan ingin memastikan bahwa setiap ASN dikembangkan sesuai kapasitas dan arah karier yang relevan.

“Mungkin ada ASN yang potensi manajerialnya sangat kuat, ada yang teknisnya menonjol, atau justru unggul dalam aspek sosial kultural. Semua itu akan terlihat dari hasil pemetaan, dan di situlah kita menyusun rekomendasi pengembangannya,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa hasil uji kompetensi akan menjadi rujukan penting dalam berbagai kebijakan kepegawaian, mulai dari penyusunan program pelatihan, pola mutasi dan rotasi, hingga perencanaan pengisian jabatan secara lebih objektif dan profesional.

BKPSDM Nunukan menargetkan seluruh hasil pemetaan kompetensi ASN dapat dihimpun dalam satu basis data terpadu sepanjang 2025.

Basis data tersebut akan berfungsi sebagai bank data talenta ASN Kabupaten Nunukan yang dapat digunakan lintas tahun dan lintas kebijakan.

“Dengan data yang terintegrasi, kita bisa merancang pengembangan ASN secara berkelanjutan. Siapa yang perlu penguatan kompetensi, siapa yang siap dipromosikan, hingga siapa yang cocok ditempatkan di posisi tertentu,” kata Kahar.

Baca juga: Dua Pelaku Penggelapan Mobil Rental di Tarakan Berstatus ASN, Modusnya Ada Proyek 

Pemkab Nunukan berharap melalui penerapan manajemen talenta berbasis data ini, kinerja birokrasi dapat semakin efektif dan adaptif terhadap kebutuhan pelayanan publik. 

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved