Berita Nunukan Terkini
BBM Kembali Langka, Pendistribusian ke Nunukan Kalimantan Utara Tersendat Gegara Kapal Docking
Diakibatkan kapal docking, menyebabkan pendistribusian BBM menjadi terhambat, sehingga bahan bakar minyak (BBM) alami kelangkaan.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite dan pertamax kembali langka di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena sejumlah Agen Premium dan Minyak Solar (APMS) hingga pom mini yang biasa melayani penjualan BBM dilaporkan kehabisan stok.
Keluhan warga ramai disuarakan melalui berbagai platform media sosial. Masyarakat menilai kelangkaan BBM tersebut sangat mengganggu aktivitas harian, terutama bagi pelaku usaha dan pengguna kendaraan bermotor.
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Kabupaten (Setkab) Nunukan, Rohadiansyah, menjelaskan bahwa kelangkaan BBM bukan disebabkan oleh keterbatasan stok dari Pertamina, melainkan karena terkendala pada aspek transportasi laut.
Baca juga: BBM Sempat Langka, Pertamina Pantau Langsung Distribusi di Malinau, Pastikan Pasokan Nataru Aman
“Kami sudah melakukan konfirmasi dengan pihak Pertamina. BBM sebenarnya tersedia, hanya saja ada kendala kapal pengangkut yang sedang docking untuk perbaikan serta proses administrasi di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP),” ucap Rohadiansyah, Jumat (09/01/2026).
Rohadiansyah mengungkapkan, saat ini sudah ada satu kapal pengangkut BBM yang tiba di wilayah Sebatik pada pagi hari. Kapal tersebut membawa muatan BBM untuk wilayah Sebatik
sekaligus Nunukan.
“BBM sudah masuk di Sebatik hari ini. Selanjutnya kapal yang sama akan melanjutkan distribusi ke Nunukan. Jika tidak hari ini, paling lambat besok sudah tiba di Nunukan,” ujarnya.
Menurut Rohadiansyah, dari total empat unit kapal pengangkut BBM yang melayani wilayah Nunukan dan sekitarnya, sebagian besar sempat tidak beroperasi karena menjalani docking dan pemeriksaan rutin di awal tahun. Namun, secara bertahap kapal-kapal tersebut mulai kembali beroperasi.
“Total ada empat kapal. Satu sudah masuk, dan tiga lainnya menyusul. Informasi terakhir, ada kapal yang hari ini berangkat ke Tarakan untuk pemuatan BBM, dan diperkirakan distribusi kembali lancar mulai akhir pekan,” jelasnya.
Baca juga: BBM Langka di Malinau Dikhawatirkan hingga Natal dan Tahun Baru, Pemkab Terapkan Skema Distribusi
Ia menambahkan, distribusi BBM berikutnya dijadwalkan kembali masuk pada Minggu mendatang, sehingga pasokan ke APMS di Pulau Nunukan diharapkan kembali normal.
“Kendala kemarin murni di transportasi kapal. Kalau distribusi sudah normal, suplai BBM juga akan kembali rutin seperti biasa,” pungkasnya.
(*)
Penulis: Febrianus Felis
| Harga Pertamax Naik, DPRD Malinau Desak Distribusi BBM Subsidi Harus Diawasi, Begini Alasannya |
|
|---|
| Operasi Patuh Kayan 2026 Ditunda Sementara, Polres Nunukan Tunggu Jadwal Baru dari Mabes Polri |
|
|---|
| BNN Nunukan Bongkar Fakta Pengguna Narkoba Punya Hak Dua Kali Rehabilitasi, Begini Penjelasannya |
|
|---|
| Ringgit Menguat, 2.286 Orang WNA Malaysia Serbu Nunukan, Terjadi Lonjakan Lebih dari Dua Kali Lipat |
|
|---|
| Penerima Bantuan Pangan di Nunukan Timur Naik 300 Persen, Lurah Sebut Banyak Warga Layak Terima |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/BBM-langka-di-Nunukan-09012026jpg.jpg)