Kamis, 23 April 2026

Berita Tarakan Terkini

Wali Kota Tarakan Ikut Pengambilan Sampel Takjil, Formalin, Boraks dan Bahan Pewarna Jadi Perhatian

Wali Kota Tarakan Khairul sebut saat pengambilan sampel takjil yang perlu diperhatikan formalin, boraks dan bahan pewarna.

Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
HO-HUMAS PEMKOT TARAKAN
IKUT MENYAKSIKAN - Wali Kota Tarakan, dr.H.Khairul saat menyaksikan pengambil sample takjil untuk memastikan aman dari bahan berbahaya bersama Balai POM di Tarakan. 
Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Tarakan mengonfirmasi 20 sampel bebas bahan kimia berbahaya (formalin, boraks, pewarna tekstil).
  • Sebagai dokter, Khairul memperingatkan zat tersebut dapat merusak ginjal dan hati jika dikonsumsi jangka panjang.
  • BPOM dan Dinkes memastikan pengawasan pangan tetap menjadi agenda tahunan demi keamanan masyarakat.

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Dalam uji sampel takjil yang dilakukan Balai POM di Tarakan Kalimantan Utara, Wali Kota Tarakan Khairul ikut hadir. Kegiatan uji sampel terhadap 20 takjil dilakukan, Selasa (4/3/2026).

Wali Kota Tarakan Khairul yang memiliki backround sebagai seorang dokter  mengungkapkan, di uji sampel takjil ini ada empat bahan yang wajib menjadi perhatian, yakni formalin, metanil yellow, boraks dan Rhodamin atau bahan pewarna.

"Seperti di Pasar Ramadan. Jadi ada standar diperiksa. Apakah ada  mengandung pengawet dan pewarna. Pengawet seperti formalin, metanil yellow, boraks," ucap orang nomor satu di Tarakan ini.

Khairul mencontohkan  metanil yellow biasanta digunakan untuk pewarna tekstil misalnya untuk pewarna baju. 

Baca juga: 80 Sampel Diuji, Kepala BPOM Tarakan Pastikan Takjil Ramadan di Kaltara Zero Bahan Berbahaya

"Bayangkan saja kalau kita makan mungkin satu kali tidak kelihatan efek. Tapi dalam sebulan itu berbahaya. Bisa merusak ginjal, hati dan organ tubuh. Sehingga apa yang dilakukan BPOM adalah bagian dari kehadiran negara memastikan semua yang dikonsumsi masuk ke masyarakat aman," papar dr.Khairul.

Ia juga memaparkan bahwa  rapid test dilakukan terhadap  20 sampling. Hasilnya dinyatakan aman. 

"Aman dari formalin, boraks, rhodamin dan metanil yellow," ujarnya.

Ia mengungkapkan pemeriksaan sampel menjadi kegiatan tahunan dilakukan sebagai wujud kehadiran negara terhadap olahan pangan yang aman dikonsumsi masyarakat.

Rencana kegiatan uji sampel takjil  akan dilakukan lagi salah satunya di Pasar Ramadan Markoni dan tempat lainnya. 

UJI SAMPEL TAKJIL- Kegiatan uji sampel takjil yang dilaksanakan Balai POM di Tarakan dihadiri juga Wali Kota Tarakan, Khairul, Selasa (3/3/2026) kemarin.
UJI SAMPEL TAKJIL- Kegiatan uji sampel takjil yang dilaksanakan Balai POM di Tarakan dihadiri juga Wali Kota Tarakan, Khairul, Selasa (3/3/2026) kemarin. (HO-HUMAS PEMKOT TARAKAN)

"Di awal awal juga sudah dilakukan oleh  dinkes melalui puskesmas masing masing-masing. "Yang dilakukan hampir sama dengan Balai POM,  lebih ke quality kontrol," tukasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved