Berita Pemprov Kaltara
Audiensi PT INTRA, Kalimantan Utara Siap Wujudkan Jaringan Kereta Api
Provinsi Kalimantan Utara mendapat tawaran investasi pembangunan kereta api dari PT Indonesia Transit Synergy senilai Rp20–25 triliun.
Ringkasan Berita:
- Kalimantan Utara mendapat tawaran investasi pembangunan kereta api dari PT Indonesia Transit Synergy senilai Rp20–25 triliun tanpa APBD/APBN.
- Proyek ini diproyeksikan membuka sekitar 2.000 lapangan kerja serta meningkatkan konektivitas hingga ke Malaysia, Brunei, dan IKN.
- Pemerintah daerah menyiapkan pembaruan masterplan dan kajian kerja sama, sebagai langkah menuju realisasi proyek kereta api di Bumi Benuanta.
TRIBUNKALTARA.COM – Di tengah keterbatasan akses transportasi di wilayah Kalimantan Utara ( Kaltara ), secercah harapan baru muncul.
Rencana menghadirkan kereta api di Bumi Benuanta kembali menguat, kali ini dengan dukungan investasi besar yang mulai dibicarakan serius.
Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Paliwang, S.H., M.Hum., menerima audiensi PT. Indonesia Transit Synergy (INTRA) yang datang membawa tawaran investasi besar, di Kantor Badan Penghubung (Banhub) Kaltara, Selasa (21/4/2026).
Dipimpin Direktur Utama, Rully Noviandar, perusahaan tersebut memaparkan rencana pembangunan jaringan kereta api dengan nilai investasi mencapai Rp20–25 triliun.
Menariknya, seluruh pembiayaan akan ditanggung investor, tanpa melibatkan anggaran pemerintah.
Tak hanya sampai disitu, proyek ini juga diproyeksikan membuka sekitar 2.000 lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Zainal menyambut rencana tersebut dengan optimisme.
Ia melihat proyek ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Baca juga: Wagub Kaltara Ingkong Ala Hadiri Kornas X GKII, Tegaskan Peran Strategis Organisasi Keagamaan
"Saya bersyukur PT. INTRA ini akan berinvestasi membangun jaringan kereta api di Kaltara.
Mudah-mudahan akan berdampak positif bagi masyarakat Kaltara pada khususnya dan Kalimantan pada umumnya," kata Zainal Paliwang.
Lebih dari itu, kehadiran kereta api diyakini akan mengubah wajah konektivitas Kaltara.
Jalur ini nantinya diharapkan mampu menghubungkan antar wilayah di Kaltara, bahkan menjangkau negara tetangga seperti Brunei Darussalam dan Malaysia, serta terhubung dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Untuk diketahui, gagasan kereta api di Kaltara bukan hal baru.
Sejak tahun 2015, pemerintah daerah telah menyusun masterplan yang masuk dalam Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (RIPNas) 2030.
| Wagub Kaltara Ingkong Ala Hadiri Kornas X GKII, Tegaskan Peran Strategis Organisasi Keagamaan |
|
|---|
| Pemprov Kaltara Uji Kompetensi JPT Pratama, Pastikan Kinerja dan Profesionalisme ASN |
|
|---|
| Integrasikan Data Perangkat Daerah, Kalimantan Utara Percepat Transformasi Digital |
|
|---|
| Kolaborasi CSR, Gubernur Zainal Paliwang Ajak Perusahaan Bangun Kaltara |
|
|---|
| Hadapi Tantangan Zaman, Sekprov Kaltara Pastikan ASN Pemprov Lebih Adaptif dan Inovatif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Zainal-Paliwang-menerima-audiensi-PT-Indonesia-Transit-Synergy.jpg)