Berita Malinau Terkini
3 Sentra Pengembangan Jagung Malinau 2026, Target Luas Tanam 280 Hektare
Cek tiga daerah yang jadi sentra pengembangan komoditas jagung di Malinau tahun 2026, target luas tanam dipatok 280 hektare.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- Kecamatan Malinau Barat, Malinau Utara, dan Mentarang ditetapkan sebagai pusat pengembangan jagung di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
- Pemerintah daerah mematok target tanam 280 hektare sepanjang tahun 2026 dengan fokus peningkatan produktivitas hasil panen.
- Petani didorong memaksimalkan hasil di lahan terbatas, dibantu pembinaan kelompok tani serta dukungan sarana produksi dan benih dari pemerintah.
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Berikut ini tiga daerah yang jadi sentra pengembangan komoditas jagung di Malinau tahun 2026, target luas tanam dipatok 280 hektare.
Tiga daerah di Malinau yang jadi sentra pengembangan jagung, yakni Kecamatan Malinau Barat, Malinau Utara, dan Mentarang
Ketiga daerah di Malinau itu, memiliki karakteristik lahan yang sesuai untuk pengembangan komoditas pertanian seperti jagung
Sementara itu, target luasan tanam komoditas jagung di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara atau Kaltara, diproyeksikan mencapai 280 hektare sepanjang tahun 2026.
Angka ini merupakan target awal yang ditetapkan pemerintah daerah, melalui instansi teknis untuk menjaga stabilitas produksi pakan ternak di tingkat lokal.
Meskipun luasan tanam yang dipatok cenderung konservatif, orientasi pengembangan pertanian saat ini mulai digeser dari perluasan lahan menjadi peningkatan produktivitas hasil panen.
Baca juga: Hari Ini Penanaman Jagung Kering Serentak di Indonesia, Polres Malinau Targetkan Produksi Lima Ton
Pemerintah daerah tengah melakukan pemetaan lapangan, guna memastikan minat petani dan kondisi lahan tetap terjaga, untuk menopang kebutuhan jagung yang terus meningkat.
Kepala Dinas Pertanian Malinau, Magdalena, menjelaskan bahwa penetapan target 280 hektare tersebut merupakan langkah awal dalam siklus tanam tahun ini.
"Untuk tahun 2026 ini target dari dinas pertanian awal ini masih di angka 280 hektare setahun.
Tapi kita nggak tahu nanti ya, setelah berjalannya waktu nanti di pertengahan tahun, apakah nanti ada peningkatan lagi," ujar Magdalena.
Baca juga: Tahun Ini Dana Desa Turun Drastis, Desa Semayang di Malinau Kejar Target PAD Sebesar 100 Ton Jagung
Saat ini, fokus utama dinas adalah mendorong petani agar mampu menghasilkan tonase yang lebih besar, meski dikerjakan di atas lahan yang terbatas.
Tiga wilayah di Kabupaten Malinau yakni Kecamatan Malinau Barat, Malinau Utara, dan Mentarang tetap menjadi sentra utama pengembangan, karena memiliki karakteristik lahan yang sesuai.
Sinergi juga dilakukan bersama aparat penegak hukum dalam membina kelompok tani, serta mengusulkan bantuan sarana produksi dan benih ke tingkat kementerian.
"Dengan target luas tanamnya kita harapkan adalah dari kecil itu produksinya lebih tinggi dari yang kemarin," katanya.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News
| Disdukcapil Malinau Sebut Ada 3.325 Warga Masuk Daftar Wajib KTP hingga Maret 2026 |
|
|---|
| Disdukcapil Malinau Sebut 931 warga di 15 Kecamatan Belum Rekam KTP, Didominasi Wilayah Perkotaan |
|
|---|
| Disdik Evaluasi Program Wajib Belajar Malinau Maju, Target Pendidikan Nonformal dan Kesetaraan |
|
|---|
| Turunkan Angka Stunting, di Malinau, Pemkab Fokus pada Akses Air Minum dan Perbaikan Sanitasi |
|
|---|
| Gairah Investasi di Kabuparen Malinau Meningkat, Komponen PMTB Tumbuh Positif Capai 4,84 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/28012026-jagung-pipil-di-Malinau-02.jpg)