Kamis, 16 April 2026

Berita Malinau Terkini

‎3 Sentra Pengembangan Jagung Malinau 2026, Target Luas Tanam 280 Hektare

Cek tiga daerah yang jadi sentra pengembangan komoditas jagung di Malinau tahun 2026, target luas tanam dipatok 280 hektare.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TribunKaltara.com/Mohamad Supri
‎JAGUNG KERING - Jagung kering produksi petani di Malinau, Kalimantan Utara. Berikut ini tiga daerah yang jadi sentra pengembangan komoditas jagung di Malinau tahun 2026, target luas tanam dipatok 280 hektare. ‎(TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 
Ringkasan Berita:
  • Kecamatan Malinau Barat, Malinau Utara, dan Mentarang ditetapkan sebagai pusat pengembangan jagung di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
  • Pemerintah daerah mematok target tanam 280 hektare sepanjang tahun 2026 dengan fokus peningkatan produktivitas hasil panen.
  • Petani didorong memaksimalkan hasil di lahan terbatas, dibantu pembinaan kelompok tani serta dukungan sarana produksi dan benih dari pemerintah.

 

‎TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - ‎Berikut ini tiga daerah yang jadi sentra pengembangan komoditas jagung di Malinau tahun 2026, target luas tanam dipatok 280 hektare.

Tiga daerah di Malinau yang jadi sentra pengembangan jagung, yakni Kecamatan Malinau Barat, Malinau Utara, dan Mentarang

Ketiga daerah di Malinau itu, memiliki karakteristik lahan yang sesuai untuk pengembangan komoditas pertanian seperti jagung

Sementara itu, target luasan tanam komoditas jagung di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara atau Kaltara, diproyeksikan mencapai 280 hektare sepanjang tahun 2026.

‎Angka ini merupakan target awal yang ditetapkan pemerintah daerah, melalui instansi teknis untuk menjaga stabilitas produksi pakan ternak di tingkat lokal.

‎Meskipun luasan tanam yang dipatok cenderung konservatif, orientasi pengembangan pertanian saat ini mulai digeser dari perluasan lahan menjadi peningkatan produktivitas hasil panen.

 

‎JAGUNG KERING - Jagung kering produksi petani di Malinau, Kalimantan Utara. Pemerintah daerah mematok target tanam seluas 280 hektare pada tahun 2026 dengan fokus peningkatan produktivitas hasil panen. ‎(TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI)
‎JAGUNG KERING - Jagung kering produksi petani di Malinau, Kalimantan Utara. Berikut ini tiga daerah yang jadi sentra pengembangan komoditas jagung di Malinau tahun 2026, target luas tanam dipatok 280 hektare. ‎(TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) (TribunKaltara.com/Mohamad Supri)

Baca juga: Hari Ini Penanaman Jagung Kering Serentak di Indonesia, Polres Malinau Targetkan Produksi Lima Ton



‎Pemerintah daerah tengah melakukan pemetaan lapangan, guna memastikan minat petani dan kondisi lahan tetap terjaga, untuk menopang kebutuhan jagung yang terus meningkat.

‎Kepala Dinas Pertanian Malinau, Magdalena, menjelaskan bahwa penetapan target 280 hektare tersebut merupakan langkah awal dalam siklus tanam tahun ini.

‎"Untuk tahun 2026 ini target dari dinas pertanian awal ini masih di angka 280 hektare setahun.

Tapi kita nggak tahu nanti ya, setelah berjalannya waktu nanti di pertengahan tahun, apakah nanti ada peningkatan lagi," ujar Magdalena.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Magdalena saat ditemui di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (4/9/2024).
(TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI)
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Magdalena saat ditemui di Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Rabu (4/9/2024). (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI) (TRIBUNKALTARA.COM / MOHAMMAD SUPRI)


Baca juga: Tahun Ini Dana Desa Turun Drastis, Desa Semayang di Malinau Kejar Target PAD Sebesar 100 Ton Jagung

‎Saat ini, fokus utama dinas adalah mendorong petani agar mampu menghasilkan tonase yang lebih besar, meski dikerjakan di atas lahan yang terbatas.

‎Tiga wilayah di Kabupaten Malinau yakni Kecamatan Malinau Barat, Malinau Utara, dan Mentarang tetap menjadi sentra utama pengembangan, karena memiliki karakteristik lahan yang sesuai.

‎Sinergi juga dilakukan bersama aparat penegak hukum dalam membina kelompok tani, serta mengusulkan bantuan sarana produksi dan benih ke tingkat kementerian.

‎"Dengan target luas tanamnya kita harapkan adalah dari kecil itu produksinya lebih tinggi dari yang kemarin," katanya.

‎(*)

‎Penulis : Mohammad Supri

Baca Berita Terkini Tribun Kaltara di Google News

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved