Sabtu, 25 April 2026

ABK Jatuh di Sungai Sesayap

Update Pencarian ABK Speedboat Habibi Express, Tim SAR Pakai Alat Deteksi Bawah Air

Hari kedua pencarian ABK speedboat Habibi Express yang terjatuh di Sungai Sesayap, TIM SAR pakai alat deteksi bawah air dan perluas titik pencarian

Penulis: Rismayanti | Editor: Cornel Dimas Satrio
ISTIMEWA
TITIK PENCARIAN DIPERLUAS - Tim SAR Tarakan saat persiapan menuju ke wilayah Perairan Sungai Sesayap Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, Kamis (19/3/2026). Titik pencarian ABK yang jatuh diperluas di hari kedua. 

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Tim SAR Gabungan terus melanjutkan pencarian terhadap Anak Buah Kapal (ABK) speedboat reguler Habibi Express yang terjatuh di perairan Sungai Sesayap, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara).

Memasuki hari kedua pencarian ABK speedboat Habibi Express, Tim SAR Gabungan memperluas area pencarian hingga empat nautical mile dari titik awal kejadian, Jumat (20/3/2026).

Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Dede Hariana, mengungkapkan informasi kejadian tersebut pertama kali diterima pada Kamis (19/3/2026).

"Tanggal 19 Maret 2026 tepatnya di hari Kamis Kakansar Tarakan menerima bahwa terjadi man overboard ABK dari speedboat dengan nama kapal Habibi Express tujuan dari Tarakan ke Kabupaten Tana Tidung," ujar Dede, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, insiden terjadi sekira pukul 16.35 WITA saat kapal tengah mengangkut penumpang menuju Tana Tidung.

"Pada pukul 16.35 kejadiannya, jadi speedboat ini sedang mengantar penumpang namun ternyata mungkin ada perbaikan atau apa, akhirnya ABK terjatuh," jelasnya.

20032026 Kasi Ops SAR Tarakan Dede Hariana 01
Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Tarakan Dede Hariana, membeberkan update pencarian ABK speedboat Habibi Express yang terjaatuh di Sungai Sesayap, Jumat (20/3/2026).

Baca juga: 9 Armada Cari ABK Speedboat yang Jatuh di Sungai Sesayap Tana Tidung

Informasi kejadian tersebut kemudian diterima BPBD Tana Tidung dari agen kapal dan langsung diteruskan ke Kantor SAR Tarakan.

"Setelah itu dari BPBD Tana Tidung langsung menerima agen kapal bahwa terjadi man overboard dan langsung diteruskan ke kantor SAR Tarakan," katanya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR langsung bergerak pada malam hari dengan mengerahkan satu unit Rigid Buoyancy Boat (RBB) beserta lima personel menuju lokasi kejadian.

"Malam hari itu juga kita langsung mengarahkan berupa Rigid Buoyancy Boat (RBB) satu unit dengan personel lima orang untuk menuju ke LKP," ungkap Dede Hariana.

Tim SAR diketahui tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 Wita dini hari dan langsung berkoordinasi dengan unsur gabungan yang telah lebih dulu berada di lokasi.

"Tadi malam personel sampai di lokasi sekitar jam 2.00 WITA subuh dan langsung disambut oleh BPBD, dan unsur TNI, Polri," ujarnya.

Pada hari pertama pencarian, tim melakukan penyisiran di sekitar titik terakhir korban terlihat atau last known position (LKP) dengan radius sekitar tiga nautical mile, Namun, hasil pencarian masih nihil.

"Untuk hasil pencarian tadi malam itu nihil," katanya.

Perluas Area Pencarian

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved