Berita Tana Tidung Terkini
Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak di Tana Tidung Ditarget 250 Dosis, Sapi Jadi Prioritas
Khusus sapi diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dikarenakan hanya 250 dosisi vaksinasi yang tersedia.
Penulis: Rismayanti | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- DPPP Tana Tidung gencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) 2026 dengan target 250 dosis, yang diprioritaskan untuk hewan ternak sapi di seluruh wilayah KTT.
- Vaksinasi terbanyak dilakukan di Kecamatan Sesayap dan Sesayap Hilir, jadwal pelaksanaan dua kali setahun (setiap enam bulan sekali) guna jaga produktivitas ternak.
- Petugas hadapi hambatan berupa minimnya sosialisasi dari pemerintah desa yang menyebabkan ternak sering dilepasliarkan, sehingga menyulitkan proses penyuntikan vaksin.
TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - Pemkab Tana Tidung (KTT) melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Tana Tidung terus menggencarkan vaksinasi hewan ternak guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi menurunkan produksi hingga menyebabkan kematian ternak.
Penelaah Teknis Kebijakan DPPP Tana Tidung, La Ode Muhamad Jaib, menjelaskan vaksinasi merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Tana Tidung.
“Targetnya kami kemarin itu 250 dosis per tahun 2026 ini, hitungannya dosis di kita, karena kalau kambing itu misalnya empat ekor kambing berarti dua dosis yang terpakai, kalau sapi satu ekor satu dosis,” katanya, Kamis (16/4/2026).
Ia menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi tahun ini lebih didominasi pada hewan ternak sapi. Sementara untuk kambing, jumlah yang telah divaksin masih sangat terbatas.
Baca juga: Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Masuk Malinau Kaltara, Sampel Ternak Diperiksa Jelang Puasa
“Kambing baru empat ekor yang vaksin, karenakan yang diprioritaskan memang sapi ya,” tambahnya.
Dari sisi sebaran wilayah, vaksinasi dilakukan secara merata di seluruh Kabupaten Tana Tidung, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Sesayap dan Sesayap Hilir.
“Seluruh KTT merata, Sesayap dan Sesayap Hilir paling banyak, kami ke lapangan itu punya tim untuk melakukan vaksinasi,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, program vaksinasi PMK di Kabupaten Tana Tidung telah berjalan beberapa kali dan pada tahun 2026 ini menjadi pelaksanaan keempat, dengan target dua kali vaksinasi dalam setahun atau setiap enam bulan sekali.
Meski demikian, pihaknya masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, salah satunya minimnya informasi yang diteruskan oleh pemerintah desa kepada masyarakat pemilik ternak.
Baca juga: Pemprov Kaltara Targetkan 17 Ribu Ternak di Tahun 2023 Terima Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku
“Maksudnya tidak dikandang, jadi sapinya lepas sehingga tidak bisa divaksin, jadi saat vaksinasi sapinya harus dikejar dulu,” ungkapnya.
Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan dapat menekan penyebaran PMK serta menjaga produktivitas hewan ternak milik masyarakat di Kabupaten Tana Tidung.
(*)
Penulis : Rismayanti
Pemkab Tana Tidung
DPPP Tana Tidung
hewan ternak
Penyakit Mulut dan Kuku
PMK
vaksinasi
dosis
sapi
TribunKaltara.com
| Hadiri Pelepasan Siswa SMA Negeri Terpadu Unggulan 1 Tana Tidung, Wabup Tekankan Pentingnya Akhlak |
|
|---|
| Disdikbud Tana Tidung Siapkan Pelatihan Pembelajaran Mendalam, Awali dengan Rakor Daring |
|
|---|
| 560 Hektare Kebun Plasma Diresmikan, Bupati Tana Tidung Dorong Kesejahteraan Masyarakat |
|
|---|
| Aktivitas Penyetruman Ikan Masih Marak, DPPP Tana Tidung Libatkan Peran Masyarakat |
|
|---|
| Dukung Kegiatan Sensus Ekonomi 2026, Wabup Sabri Imbau Pelaku Usaha di Tana Tidung Berperan Aktif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Vaksin-PMK-di-KTT-16042026.jpg)