Rabu, 6 Mei 2026

Berita Tana Tidung Terkini

Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku Hewan Ternak di Tana Tidung Ditarget 250 Dosis, Sapi Jadi Prioritas

Khusus sapi diprioritaskan untuk mendapatkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dikarenakan hanya 250 dosisi vaksinasi yang tersedia.

Tayang:
Penulis: Rismayanti | Editor: Junisah
ISTIMEWA
CEGAH PENULARAN PMK - Pemberian vaksin hewan yang dilakukan DPPP di Desa Mendupo, Kecamatan Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Kaltara, gambar diambil Rabu (8/4/2026). Vaksin diberikan untuk mencegah penularan PMK pada hewan ternak. 
Ringkasan Berita:
  • DPPP Tana Tidung gencarkan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) 2026 dengan target 250 dosis, yang diprioritaskan untuk hewan ternak sapi di seluruh wilayah KTT.
  • Vaksinasi terbanyak dilakukan di Kecamatan Sesayap dan Sesayap Hilir,  jadwal pelaksanaan dua kali setahun (setiap enam bulan sekali) guna jaga produktivitas ternak.
  • Petugas hadapi hambatan berupa minimnya sosialisasi dari pemerintah desa yang menyebabkan ternak sering dilepasliarkan, sehingga menyulitkan proses penyuntikan vaksin.

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG -  Pemkab Tana Tidung (KTT) melalui Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Tana Tidung terus menggencarkan vaksinasi hewan ternak guna mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi menurunkan produksi hingga menyebabkan kematian ternak.

Penelaah Teknis Kebijakan DPPP Tana Tidung, La Ode Muhamad Jaib, menjelaskan vaksinasi merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan secara serentak di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Tana Tidung.

“Targetnya kami kemarin itu 250 dosis per tahun 2026 ini, hitungannya dosis di kita, karena kalau kambing itu misalnya empat ekor kambing berarti dua dosis yang terpakai, kalau sapi satu ekor satu dosis,” katanya, Kamis (16/4/2026).

Ia menyebutkan, pelaksanaan vaksinasi tahun ini lebih didominasi pada hewan ternak sapi. Sementara untuk kambing, jumlah yang telah divaksin masih sangat terbatas.

Baca juga: Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Masuk Malinau Kaltara, Sampel Ternak Diperiksa Jelang Puasa

“Kambing baru empat ekor yang vaksin, karenakan yang diprioritaskan memang sapi ya,” tambahnya.

Dari sisi sebaran wilayah, vaksinasi dilakukan secara merata di seluruh Kabupaten Tana Tidung, dengan jumlah terbanyak berada di Kecamatan Sesayap dan Sesayap Hilir.

“Seluruh KTT merata, Sesayap dan Sesayap Hilir paling banyak, kami ke lapangan itu punya tim untuk melakukan vaksinasi,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, program vaksinasi PMK di  Kabupaten Tana Tidung telah berjalan beberapa kali dan pada tahun 2026 ini menjadi pelaksanaan keempat, dengan target dua kali vaksinasi dalam setahun atau setiap enam bulan sekali.

Meski demikian, pihaknya masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan, salah satunya minimnya informasi yang diteruskan oleh pemerintah desa kepada masyarakat pemilik ternak.

Baca juga: Pemprov Kaltara Targetkan 17 Ribu Ternak di Tahun 2023 Terima Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku

“Maksudnya tidak dikandang, jadi sapinya lepas sehingga tidak bisa divaksin, jadi saat vaksinasi sapinya harus dikejar dulu,” ungkapnya.

Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan dapat menekan penyebaran PMK serta menjaga produktivitas hewan ternak milik masyarakat di Kabupaten Tana Tidung.

(*)

Penulis : Rismayanti 

 

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved