Berita Tarakan Terkini
Sampel Darah Ratusan Ekor Sapi di Tarakan Diperiksa Jelang Idul Adha, Bagaimana Hasilnya?
BKHIT Tarakan periksa sampel darah ratusan ekor sapi di Tarakan menjelang Idul Adha 2026, ini tujuannya.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- Ratusan sampel darah sapi di Tarakan diperiksa menjelang Idul Adha untuk memastikan kesehatan hewan kurban.
- Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah pengawasan agar sapi yang dijual aman dan layak dikonsumsi.
- Hasil lengkap pemeriksaan belum diumumkan dan masih dalam proses evaluasi oleh pihak terkait.
TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Menjelang Idul Adha 2026, tim Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Tarakan bergerak melakukan pengawasan ketat terhadap kesehatan hewan kurban.
Pada Sabtu (17/4/2026) sore kemarin, tim turun langsung mengambil sampel darah sapi di sejumlah titik penampungan di Kota Tarakan.
Paramedik BKHIT Kaltara, Bambang Suryono, menjelaskan langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh sapi yang masuk benar-benar sehat sebelum diedarkan ke masyarakat.
“Ini kemarin sudah datang sapinya sekitar 420-an.
Nanti kita lakukan pengambilan sampel untuk memastikan bahwa sebelum ke masyarakat, kita hasilkan sampelnya dulu.
Baru nanti setelah hari Senin mungkin ini sudah keluar, baru bisa disebarkan ke masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: Pasca Hari Raya Idul Adha, Harga Ayam Potong di Tarakan Masih Stabil Rp 40 Ribu Per Kg
Menurut Bambang, pemeriksaan ini penting, karena potensi penularan penyakit tidak hanya berasal dari hewan itu sendiri, tetapi juga dari media lain seperti alat angkut dan lingkungan selama perjalanan.
“Penyakit ini kan tidak harus pada sapinya.
Pada medianya juga bisa, di atas kapalkah, dari angkut lautnya juga bisa.
Makanya untuk memastikan sapi ini sehat, dilakukanlah pengujian ulang di sini,” jelasnya.
Ia menambahkan, meskipun pemeriksaan awal sudah dilakukan di daerah asal, pengujian ulang tetap wajib dilakukan saat sapi tiba di Tarakan.
“Sebenarnya sudah dilakukan di sana, cuma harus diuji ulang di sini.
Karena media yang membawa itu bukan di sapinya saja, banyak medianya itu,” katanya.
Dalam proses pengambilan sampel, darah sapi diambil untuk kemudian diproses menjadi serum, dan diuji di laboratorium.
| Enam Speedboat Siap Berangkat dari Tarakan ke Pulau Bunyu, Cek Jadwalnya Berikut Ini |
|
|---|
| Rumah di RT 9 Beringin 1 Tarakan Nyaris Terbakar, Beruntung Hanya Gorden dan Ambal yang Hangus |
|
|---|
| Mengenal Mangrove Edupark Lestari di Tarakan, Dulu Tambak Terbengkalai Kini Jadi Hutan Hijau |
|
|---|
| 3 Wilayah di Tarakan Kaltara jadi Perhatian BPBD, Rawan Terjadi Kebakaran |
|
|---|
| Rehabilitasi Mangrove Kaltara Lewat M4CR Tunjukkan Hasil Positif, KKMD Didorong Perkuat Publikasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Tampak-tim-paramedik-dan-medik-dari-BKHIT-mengambil-sampel-darah-ke-sapi.jpg)