Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kaltara Terkini

Perkuat Pengelolaan Pendapatan Asli Daerah, Pemprov Kaltara Launching Dua Aplikasi Didigital

Selasa 5 Mei 2026 Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Bustan luncurkan dua aplikasi digital, permudah layanan.

Tayang:
Penulis: Desi Kartika Ayu | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Desi Kartika Ayu
DORONG DIGITALISASI - Pelaksanaan peluncuran SAMSATKU dan SIMPADKU, Dorong Digitalisasi Layanan Pajak Daerah di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (5/5/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Peluncuran aplikasi E-SAMSATKU (pembayaran pajak online) dan SIMPADKU (monitoring pajak real-time) untuk mempermudah layanan dan transparansi PAD.
  • Pemprov Kaltara mendorong penguatan PAD melalui potensi baru seperti perdagangan karbon guna mengurangi ketergantungan pada dana pusat.
  • Realisasi pajak triwulan I 2026 berhasil melampaui target, namun perangkat daerah tetap diminta disiplin anggaran dan masif melakukan sosialisasi layanan digital.

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR –Pemprov Kaltara meluncurkan dua aplikasi digital, E-SAMSATKU dan SIMPADKU, untuk memperkuat pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan dalam kegiatan Rapat Kerja dan Evaluasi PAD di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Bustan, yang hadir mewakili Gubernur Kaltara.

Pada kesempatan ini, Bustan menyampaikan apresiasinnya atas capaian Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara pada triwulan I tahun 2026.

Baca juga: Terpangkasnya Dana Transfer Daerah, DPRD Malinau Dorong BUMD Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah 

Bustan menyebut realisasi penerimaan pajak dan retribusi daerah berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Menurutnya, capaian tersebut jadi modal positif terus meningkatkan kinerja pengelolaan Pendapatan Asli Daerah di tengah tantangan fiskal yang semakin ketat.

“Capaian ini tentu menjadi motivasi agar kinerja ke depan bisa lebih baik lagi,” ujar Bustan, Selasa (5/5/2026).

Meski demikian, Bustan mengingatkan agar seluruh perangkat daerah tetap waspada terhadap kondisi fiskal yang dinilai semakin terbatas. Karena itu, optimalisasi PAD disebut menjadi langkah penting untuk menjaga kemandirian keuangan daerah.

Ia meminta dilakukan evaluasi menyeluruh melalui penguatan intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan daerah. Tidak hanya itu, Pemprov Kaltara juga didorong mulai melirik potensi baru, seperti perdagangan karbon dari kawasan mangrove dan lahan gambut.

Baca juga: Realisasi Pendapatan Asli Daerah Masih di Angka 36 Persen, Bapenda Kaltara Harus Kerja Keras

Selain itu, Bustan meminta kontribusi perusahaan dan kepatuhan wajib pajak terus dioptimalkan.

“Kita tidak boleh terus bergantung pada dana transfer pusat. Kemandirian fiskal daerah harus diperkuat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bustan juga menekankan pentingnya tata kelola anggaran yang lebih disiplin dan transparan. Seluruh organisasi perangkat daerah diminta mempercepat pelaporan agar pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel.

Pada kesempatan ini, pihaknya mengatakan bahwa peluncuran aplikasi E-SAMSATKU dan SIMPADKU disebut menjadi bagian dari transformasi digital layanan publik di sektor pendapatan daerah.

Melalui E-SAMSATKU, masyarakat dapat mengakses informasi hingga melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara daring. Sistem tersebut juga telah terintegrasi dengan Bank Kaltimtara guna mempermudah transaksi pembayaran.

Adapun SIMPADKU hadir sebagai platform pemantauan realisasi penerimaan pajak daerah secara real time. Aplikasi itu mencakup monitoring pajak kendaraan bermotor, bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB), pajak air permukaan, hingga pajak alat berat.

Peluncuran aplikasi Samsastku 0205052026
DORONG DIGITALISASI - Pelaksanaan peluncuran SAMSATKU dan SIMPADKU, Dorong Digitalisasi Layanan Pajak Daerah di Aula Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (5/5/2026)
Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved