Berita Malinau Terkini
Pemkab Malinau Pastikan SOA 3 Moda Transportasi Tetap Berjalan
Pemkab Malinau memastikan Subsidi Ongkos Angkut atau SOA 3 moda transportasi tetap berjalan.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
Ringkasan Berita:
- SOA udara, darat, dan sungai di Malinau tetap berjalan normal hingga 2026.
- Subsidi speedboat dihentikan sementara karena keterbatasan anggaran.
- Pemerintah tetap jaga layanan transportasi di wilayah perbatasan dan pedalaman.
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pelaksanaan program Subsidi Ongkos Angkut atau SOA, untuk tiga moda transportasi dipastikan tetap berjalan normal, melayani kebutuhan masyarakat Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.
Jaminan kelancaran operasional kompensasi biaya angkutan tersebut, meliputi jalur penerbangan udara perintis, angkutan darat, serta layanan pelayaran SOA sungai untuk longboat.
Kepastian ini menjadi angin segar, setelah kekhawatiran publik pasca-terbitnya kebijakan penundaan pada sektor angkutan perairan speedboat baru-baru ini.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Malinau, Erly Sumiati, membenarkan kondisi bagi pagu dana belanja kompensasi non-speedboat yang saat ini tengah berjalan.
"Untuk speedboat memang sementara dihentikan, karena terkait kondisi anggaran yang tidak mencukupi, tetapi untuk SOA udara, darat, dan sungai lainnya (longboat) masih aman, dan masih bisa melayani masyarakat Malinau," ujar Erly saat dikonfirmasi TribunKaltara.com, Minggu (7/6/2026).
Pemerintah daerah memberikan kepastian bahwa alokasi dana untuk ketiga jenis transportasi massal tersebut, masih berada dalam posisi aman, dan tersedia untuk berjalan pada sisa tahun anggaran berjalan.
Baca juga: Subsidi Ongkos Angkut di Malinau Kaltara Tembus Rp 27,4 M, SOA Udara Terbesar
Keputusan mempertahankan stabilitas operasional tiga moda kompensasi ini, menjadi langkah strategis, guna menjaga konektivitas wilayah pedalaman dan perbatasan, yang selama ini bergantung pada akses perintis.
"Sesuai surat edaran, ini merupakan hasil dari evaluasi kuartal pertama 2026," katanya.
Sebelumnya diberitakan TribunKaltara.com, pengguna jasa saat ini sempat menyayangkan adanya penghentian sementara subsidi tiket speedboat.
Namun, warga juga memahami kondisi keuangan daerah menuntut efisiensi belanja.
Warga Long Nawang, Mathius, berharap kondisi keuangan daerah tetap dapat memperhatikan subsidi penerbangan, mengingat ini menjadi moda paling krusial bagi warga perbatasan.
"Kalau speedboat kan antarkota dan ada alternatifnya.
| Efisiensi Anggaran Belanja, Penyebab Subsidi Tiket Speedboat Rute Malinau-Tarakan Ditangguhkan |
|
|---|
| FPK Rajut Harmoni 26 Suku Etnis di Malinau, Jakaria Sebut Butuh Katup Pengaman yang Aktif Bergerak |
|
|---|
| Siapkan Kafilah Terbaik di MTQ Kalimantan Utara, Hari Ini Peserta Malinau Masuk Pemusatan Latihan |
|
|---|
| Mulai Hari Ini, Pemberian Subsidi Harga Tiket Speedboat dari Malinau ke Tarakan Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Kawasan Kuliner Pelangi di Malinau Kota Dibangun Kembali, Warga Minta Tetap Buka Akses ke Pasar Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/pesawat-perintis-di-bandara-malinau-23072022.jpg)