Selasa, 16 Juni 2026

Kebakaran di Tarakan

1,5 Jam Damkar Tarakan Padamkan Api Bangunan Bakso dan Mie Ayam ABC, Kerumunan Warga Hambat Petugas 

Perugas Damkar Tarakan berupaya memadamkan api bangunan bakso dan mie ayam ABC yang tebrkar, hanya saja terkendala kerumanan warga.

Tayang:
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
TribunKaltara.com/Andi Pausiah
PETUGAS DAMKAR TARAKAN- Petugas pemadam kebakaran (Damkar) Tarakan berupaya memadamkan api bangunan Bakso dan Mie Ayam ABC di Jalan Mulawarman Tarakan Kalimantan Utara, Senin (15/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pemadaman memakan waktu 1,5 jam karena petugas terhambat kemacetan warga yang menonton serta keterlambatan laporan saat api sudah membesar.
  • Sebanyak 52 personel gabungan (PMK, Brimob, PDAM) dikerahkan dengan response time lima menit sehingga api berhasil diisolasi.
  • Kebakaran menghanguskan bangunan warung bakso dengan tingkat kerusakan 60 persen hingga 70 % , sedangkan satu rumah di sebelahnya hanya terdampak panas.

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN- Petugas pemadam kebakaran (damkar) berjibaku selama sekitar 1,5 jam berupaya  mengendalikan kebakaran bangunan usaha Bakso dan Mie Ayam ABC di Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (15/6/2026).

Meski petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api tidak merembet ke bangunan lain, proses penanganan pemadaman api di lapangan diwarnai sejumlah kendala.  Mulai dari laporan yang diterima  saat api sudah membesar hingga kemacetan lalu lintas akibat banyak warga berkerumun menonton kebakaran tersebut.

Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran  Tarakan, Sofyan, mengatakan, banyak pengendara yang menghentikan kendaraan untuk melihat kebakaran sehingga jalur yang dilalui armada pemadam kebakaran menjadi tersendat.

"Ada kesulitan. Rekan-rekan media lihat sendiri di jalan raya, macet total. Akses jalan menjadi kendala," ucap Sofyan.

Baca juga: Cerita Lukas Pekerja Bakso dan Mie Ayam ABC, Saat Bangun Tidur Kamar Penuh Asap, Hanya Bisa Bawa HP

Menurut Sofyan, kondisi tersebut menjadi evaluasi bersama ke depan agar penanganan kebakaran dapat berjalan lebih cepat.

"Nah ini ke depan mungkin yang seperti begini perlu bantuan backup dari kepolisian atau dinas perhubungan di lapangan untuk pengaturan lalu lintas," ujarnya.

Saat ditanya penyebab kemacetan, Sofyan menilai faktor utama berasal dari banyaknya warga yang berhenti untuk menyaksikan peristiwa kebakaran.

Karena itu, ia mengimbau warga memberikan ruang kepada kendaraan darurat saat terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya.

"Harusnya petugas dulu yang diberi jalan. Pemadam kebakaran, puskesmas, perhubungan, kepolisian. Berilah ruang kepada petugas untuk lewat terlebih dahulu sehingga bisa segera sampai ke TKP," tegasnya.

Sofyan menjelaskan, proses pemadaman api berlangsung sekitar 30 menit. Namun petugas masih harus melakukan pendinginan selama kurang lebih satu jam guna memastikan tidak ada titik api yang tersisa.

"Pemadamannya sendiri kurang lebih 30 menit. Kalau keseluruhan sampai pendinginan sekitar satu jam," katanya.

Baca juga: Breaking News Warung Bakso dan Mie Ayam ABC di Mulawarman Tarakan Terbakar, Api Muncul di Lantai Dua

Menurut Sofyan, saat petugas tiba di lokasi, api sudah dalam kondisi cukup besar.

"Api memang sempat membesar duluan. Kita juga tidak tahu sumbernya dari mana, tiba-tiba sudah besar saat terlihat," ujarnya.

Ia menduga laporan dari masyarakat diterima ketika kondisi api sudah berkembang cukup jauh.

"Itu pun laporannya terlambat juga dari pihak warga sekitar. Kita awalnya hanya melihat ada asap," katanya.

Sumber: Tribun Kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
VS
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
VS
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
VS
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved