Kebakaran di Tarakan
1,5 Jam Damkar Tarakan Padamkan Api Bangunan Bakso dan Mie Ayam ABC, Kerumunan Warga Hambat Petugas
Perugas Damkar Tarakan berupaya memadamkan api bangunan bakso dan mie ayam ABC yang tebrkar, hanya saja terkendala kerumanan warga.
Penulis: Andi Pausiah | Editor: Junisah
Sofyan mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran karena masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian. Informasi mengenai titik awal api maupun sumber penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi.
"Kami belum bisa memastikan api penyebabnya dari mana, belum tahu. Yang jelas sekitar pukul 13.20 PMK menerima informasi warga melihat ada asap," ujar Sofyan.
Ia mengungkapkan, setelah menerima informasi adanya kepulan asap, unit pemadam dari sektor barat yang berada paling dekat dengan lokasi langsung bergerak menuju tempat kejadian.
"Unit dari barat langsung bergeser dua unit. Kemudian ada bantuan enam unit BKO dari Kampung Satu. Kita juga dibantu Brimob dengan kendaraan rantisnya, Korlakar dan PDAM," katanya.
Sofyan menjelaskan, respons petugas berlangsung cukup cepat. Dari saat menerima informasi hingga tiba di lokasi, waktu yang dibutuhkan sekitar lima menit.
"Response time kita lima menit. Begitu melihat asap, dalam lima menit kita sudah sampai," ujarnya.
Dalam operasi pemadaman tersebut, sedikitnya 52 personel diterjunkan. Bahkan sejumlah personel yang sedang tidak bertugas atau off turut dipanggil untuk membantu proses penanganan kebakaran.
Meski demikian, proses menuju lokasi kebakaran tidak berjalan mulus. Salah satu kendala terbesar yang dihadapi petugas adalah kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, kebakaran hanguskan satu rumah makan dan satu rumah lagi di sebelahnya terkena sambaran api namun tak sampai ikut hangus terbakar.
Untuk warung bakso dan mir ayam, bangunan tersebut memiliki ukuran memanjang hingga ke bagian belakang.
"Satu bangunan, tapi panjang. Ada bagian sewaan juga di belakang," ujarnya.
Sofyan memperkirakan tingkat kerusakan bangunan mencapai sekitar 60 hingga 70 persen.
"Kalau melihat kondisi, mungkin sekitar 60 sampai 70 persen terbakar," katanya.
Ia juga mengingatkan pemilik bangunan di sebelah warung untuk segera datang apabila terjadi peristiwa serupa, terutama jika bangunan dalam kondisi kosong.
Pasalnya, paparan panas dan penyemprotan air dalam jumlah besar dapat memengaruhi kekuatan struktur bangunan.
"Kalau ada kejadian seperti ini, pemilik bangunan sekitar yang kosong segera datang. Kita bisa mengurangi dampaknya. Bangunan yang terkena panas lalu disiram air dalam jumlah besar berpotensi mengalami keretakan sehingga perlu dicek kembali," pungkasnya.
(*)
Penulis: Andi Pausiah
| Cerita Lukas Pekerja Bakso dan Mie Ayam ABC, Saat Bangun Tidur Kamar Penuh Asap, Hanya Bisa Bawa HP |
|
|---|
| Breaking News Warung Bakso dan Mie Ayam ABC di Mulawarman Tarakan Terbakar, Api Muncul di Lantai Dua |
|
|---|
| Padamkan Api di Rumah Kosong RT 4 Gunung Lingkas, PMK Tarakan Kerahkan 25 Personel dan 5 Armada |
|
|---|
| Warga Lihat Dua Pria Lari Keluar Bawa Kabel dari Rumah yang Terbakar, Ketua RT Belum Dapat Pastikan |
|
|---|
| Breaking News Satu Rumah Kosong di RT 4 Kelurahan di Gunung Lingkas Tarakan Hangus Terbakar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Petugas-damkar-padamkan-api-02-15062026.jpg)