Berita Malinau Terkini
Sensus Ekonomi 2026, BPS Malinau Turunkan 112 Petugas Lakukan Pendataan Toko hingga Usaha Rumahan
Mulai 15 Juni 2026 hingga 31 Agustus 2026, BPS Malinau kerahkan 112 orang petugas untuk data pelaku usaha, mulai dari toko hingga warung,
Penulis: Mohamad Supri | Editor: Junisah
Ringkasan Berita:
- BPS Malinau menerjunkan tim untuk menyisir pelaku usaha dan rumah tangga dari wilayah perkotaan hingga pedalaman.
- Sensus mencakup segala jenis usaha dan pemutakhiran data keluarga sebagai dasar kebijakan ekonomi pemerintah.
- Pendataan lapangan berjalan lancar dan dijadwalkan berlangsung dari 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 resmi dimulai, Senin (15/6/2026) dengan mengerahkan 112 petugas ke seluruh wilayah Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara
112 petugas ini terdiri dari 91 petugas lapangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, 2 petugas pendataan usaha besar, serta 19 koordinator wilayah terlibat langsung untuk menyisir para pelaku usaha dan rumah tangga.
Pada hari pertama pelaksanaan, petugas Sensus Ekonomi 2026 mulai mendatangi berbagai jenis usaha di wilayah perkotaan hingga pedalaman Kabupaten Malinau.
Sasaran pendataan mencakup warung, toko kelontong, usaha rumahan, pelaku usaha mikro kecil dan menengah, hingga unit usaha yang berbasis digital.
Baca juga: Sensus Ekonomi 2026 Data Kondisi Perekonomian Lokal, Pelaku Usaha hingga Konten Kreator di Survei
Selain mendata aktivitas ekonomi, pelaksanaan agenda nasional ini juga diintegrasikan dengan pemutakhiran data keluarga sebagai dasar perumusan kebijakan pemerintah ke depan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Malinau, Yanuar Dwi Cristyawan menyampaikan kesuksesan pengumpulan data di lapangan ini sangat bergantung pada partisipasi aktif dan keterbukaan seluruh elemen masyarakat.
"Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 ini sangat bergantung pada partisipasi dan keterbukaan masyarakat dalam memberikan informasi yang akurat baik pemutakhiran keluarga maupun karakteristik dan aktivitas usaha masyarakat baik pertanian maupun non pertanian. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi, pemberdayaan UMKM, produktivitas pertanian, hingga program peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Seluruh jajaran tim lapangan tetap ditargetkan menjangkau setiap wilayah administratif meskipun harus berhadapan dengan tantangan geografis yang luas dan akses transportasi yang sulit.
Sebelum ke lapangan, rangkaian persiapan serta pelatihan teknis telah dilaksanakan guna menjamin kualitas pengumpulan data yang optimal di tingkat dasar.
Baca juga: Sensus Ekonomi Dimulai, Bupati Nunukan Irwan Sabri Beri Pesan Khusus ke Pelaku Usaha
"Kerja sama yang baik ini dapat terus terjaga selama masa pendataan sehingga menghasilkan data," ucap Yanuar Dwi Cristyawan.
Secara umum jalannya pendataan hari pertama di Bumi Intimung dilaporkan berjalan lancar seiring sikap kooperatif masyarakat serta pelaku usaha dalam menerima kedatangan petugas sensus.
Rangkaian aktivitas pendataan lapangan di Kabupaten Malinau ini dijadwalkan akan terus bergulir dan berlangsung dari 15 Juni 2026 hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
(*)
Penulis : Mohammad Supri
Sensus Ekonomi 2026
petugas
Kabupaten Malinau
Kalimantan Utara
pelaku usaha
rumah tangga
BPS Malinau
Yanuar Dwi Cristyawan
TribunKaltara.com
| Dua Pria Paruh Baya Diciduk Satresnarkoba Polres Malinau, Diduga Selundupkan 55 Gram Sabu |
|
|---|
| Jadwal Lengkap Tahapan SPMB 2026 PAUD, SD, dan SMP di Malinau Kaltara |
|
|---|
| Harga Cabai Lokal Tembus Rp135 Ribu Sekilo di Pasar Induk Malinau, Ini Reaksi Pedagang dan Petani |
|
|---|
| Awal 2026, Pasien ISPA Dominasi Angka Rawat Inap pada Fasilitas Kesehatan di Malinau |
|
|---|
| Update Kondisi Terbaru Pelabuhan Speedboat Malinau Pasca Penghentian Subsidi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/Petugas-Sensus-Ekonomi-di-Malinau-16062026.jpg)