Virus Corona Kaltara
Cegah Kluster Baru Covid-19 di Perkantoran, Berikut Saran Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi
Pjs Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi sarankan hal ini untuk cegah cluster barus covid-19
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN- Kluster baru covid-19 atau virus corona di perkantoran Kabupaten Nunukan mulai bermunculan.
Hal ini dikarenakan, ada dua Aparatur Sipil Negara ( ASN ) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang dinyatakan positif covid-19 sesuai hasil pemeriksaan PCR dari RSUD Tarakan, Minggu (27/9/2020).
Terkait hal ini, Pjs Gubernur Kalimantan Utara, Teguh Setyabudi dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Kabupaten Nunukan mengaku prihatin akan situasi tersebut.
Teguh mengatakan masalah penyebaran Covid-19 harus diantisipasi bukan hanya dari perkantoran bahkan juga dari rumah.
"Kalau dari perkantoran kan sudah ada aturannya. Untuk pegawai minimal ada work from home (WFH) 50 persen, work from office (WFO) 50 persen," kata Teguh kepada TribunKaltara.com, Rabu (30/9/2020), pukul 10.00 Wita.
• Rencana Pembangunan PLTA Mentarang Kabupaten Malinau Terkendala Covid-19
• Sehari Langsung 44 Pasien di Tarakan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19
• Pjs Gubernur Kaltara Sebut 2.500 Orang Harus Tuntas Perekaman e-KTP, Utamakan yang Punya Hak Pilih
Sedangkan, untuk resiko yang parah seperti Jakarta, diharapkan 75 persen WFH dan 25 persen WFO.
"Tapi untuk Kaltara, walaupun WFO 50 persen, pelayanan publik harus prima, harus tetap bagus," ujar Teguh Setyabudi.
Teguh Setyabudi mengaku, penggunaan teknologi informasi dapat menunjang pelayanan di tengah pandemi Covid-19.
"Sekarang rata-rata untuk koordinasi kita gunakan zoom virtual meeting.
Walaupun yang kerja di kantor 50 persen, saya jamin pelayanan di Kaltara dan Kabupaten/ kota berjalan bagus," beber Teguh Setyabudi.
Sementara itu, Plt Bupati Nunukan, Faridil Murad, mengatakan tracing Covid-19 di Nunukan sudah efektif.
"Buktinya angka pasien Covid-19 Nunukan, paling kecil dari semua Kabupaten di Kaltara," kata Faridil Murad.
• 4 Cabup Bulungan Laporkan 20 Akun Medsos Masing-masing, KPU Minta Optimalkan Kampanye Daring
• Berikut Awal Dana Kampanye Tiga Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara
Menurut Faridil Murad sapaan akrabnya, untuk pegawai teknis, secara gantian turun bekerja (50 persen).
"Ya, kalau kepala dinas harus aktif turun kerja," ucap Faridil Murad.
Terkait, peraturan bupati (Perbup) tentang penerapan displin protokol kesehatan Covid-19, menurutnya sedang dibahas untuk ditingkatkan menjadi peraturan daerah (Perda).
"Perbup sedang dirancang di internal pemda dan anggota dewan. Secepatnya, karena kita tidak tahu kapan covid-19 berakhir," ujar Faridil Murad.
(*)
(TribunKaltara.com/ Felis)
Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com
Follow Twitter TribunKaltara.com
Follow Instagram tribun_kaltara
Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/pjs-gubernur-kaltara-teguh.jpg)