Virus Corona Kutai Barat

Anggota DPRD Kubar & Staf Positif Corona, Penutupan Sementara Gedung Wakil Rakyat Diperpanjang

Anggota DPRD Kubar & staf positif Corona, penutupan sementara gedung wakil rakyat diperpanjang

TRIBUNKALTARA.COM/ZAINUL
Situasi Gedung DPRD Kutai Barat terlihat sepi gara-gara lockdown setelah 4 orang dinyatakan positif Corona atau covid-19 pada Selasa (13/10/2020). TRIBUNKALTARA.COM/ZAINUL 

TRIBUNKALTARA.COM, SENDAWAR - Anggota DPRD Kubar & staf positif Corona, penutupan sementara gedung wakil rakyat diperpanjang.

Masa lockdown Gedung DPRD Kubar ( Kabupaten Kutai Barat ) Provinsi Kalimantan Timur terpaksa diperpanjang setelah ada penambahan pegawai yang tertular virus Corona.

Sebelumnya, gedung DPRD Kubar di lockdown selama 14 hari gara-gara dua anggota dewan dinyatakan terkonfirmasi positif Corona setelah di lakukan swab test pasca mengeluh karena demam disertai flu.

 

Baca juga: Pastikan Vaksin Covid-19 Halal, Tim MUI Kunjungi China, Indonesia Beli 3 Vaksin Produk Tiongkok

Baca juga: Kombes Pol Ary Donny Sebut Rp 5,6 M untuk Anggaran Pengamanan Pilkada Polres Nunukan Cukup Besar

Baca juga: Hadapi Covid -19, Calon Wakil Bupati Kutim Uce Prasetyo : 21 Hari Dalam Kepasrahan di Rumah Sakit

Namun belum sampai 14 hari masa lockdown justru dua pegawai tenaga kerja kontrak (TKK) DPRD Kubar kembali tertular wabah virus Corona atau covid-19 lagi.

Hal itu juga dibenarkan oleh Sekretaris Dewan Kutai Barat, Rinatang S.Sos saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Selasa (13/10/2020).

Rinatang menjelaskan dua anggota dewan yang dinyatakan positif Corona itu sedang melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

"Ya jadi memang ada dua anggota dewan kita yang dinyatakan positif covid-19 dan itu mereka sedang melakukan karantina mandiri di rumah," kata Rinatang

Lockdown tersebut dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19.

"Kita tetap melaksanakan kegiatan khususnya yang sekretaris setiap hari ini secara administrasi keuangan harus tetap kita jalankan.

Kemudian untuk DPR adalah hal-hal yang bersifat mendesak kita laksanakan dengan rapat melalui aplikasi zoom in.

Artinya tidak terputus meski kondisi lockdown namun rapat rapat tetap kita laksanakan.

"Dengan adanya dua penambahan dari TKK itu otomatis kita perpanjangan lagi masa lockdown sampai 14 hari ke depan" lanjutnya.

Dengan adanya penutupan tersebut otomatis kegiatan pelayanan DPRD Kubar juga dibatasi termasuk kegiatan pegawai.

"Kalau kegiatan pertemuan langsung memang dibatasi, kalau memang mendesak harus dilakukan pertemuan kita melakukan pembatasan sesuai kesehatan," jelasnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltara
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved