Breaking News:

Pasca Kecelakaan Beruntun Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin : Alhamdulillah Selamat, Tadi Sore Main Volly

Paska Kecelakaan Beruntun Wakil Ketua DPD RI, Mahyudin : Alhamdulillah Selamat, Tadi Sore Main Volly

Kolase TribunKaltara.com
Kondisi kendaraan Wakil Ketua DPD RI Mahyudin & istri yang ditabrak truk dari belakang lalu menabrak truk di depan. Mahyudin & istri selamat dari kecelakaan tersebut. Kolase TribunKaltara.com 

TRIBUNKALTARA.COM, SANGATTA – Dr. H. Mahyudin, S.T., M.M wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia kemarin Sabtu(5/12/20) mengalami kecelakaan beruntun di jalan poros Samarinda-Bontang tanjakan KM 24,5 sekitar pukul 13.00 wita.

Kondisi terkini Mahyudin dan keluarga dalam kondisi baik saat ditemui di Kopi Kai Jalan Soekarno-hatta Sangatta pukul 20.30 Minggu(06/12/20).

"Alhamdulillah saya bersyukur sekali, tadi sore saya habis main volly. Alhamdulillah,"

Kemudian ia menceritakan kronologis kecelakaan tersebut, yang saat itu Mahyudin sedang melaksanakan tugas pengawasan Pemilihan Kepala Daerah 2020.

Sesaat insiden tabrakkan mobil yang ditumpangi Mahyudin Wakil Ketua DPD RI di jalan Samarinda - Bontang, Sabtu (5/12/2020). TRIBUNKALTARA.COM / ISMAIL USMAN
Sesaat insiden tabrakkan mobil yang ditumpangi Mahyudin Wakil Ketua DPD RI di jalan Samarinda - Bontang, Sabtu (5/12/2020). TRIBUNKALTARA.COM / ISMAIL USMAN (TRIBUNKALTARA.COM / ISMAIL USMAN)

Baca juga: BREAKING NEWS Bupati Bulungan Sudjati Dikabarkan Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: Wakil Prabowo di Gerindra Sampaikan Kabar Buruk, Istri Sandiaga Uno Positif Covid-19

Baca juga: Link Live Streaming Tottenham vs Arsenal Big Match Liga Inggris, Tayang Pukul 23.30 WIB

Baca juga: TERUNGKAP! Nilai Bansos Covid-19 yang Harusnya Diterima Rakyat Usai Penangkapan Mensos RI oleh KPK

"Saya menuju Sangatta sedang dalam tugas pengawasan Pilkada, dari Samarinda jam 11 siang, ketika jalan poros Samarinda-Bontang di tanjakan KM 24,5 ada iring-iringan truck kusso yang panjang besar. Saat itu kami dibolehkan mendahului makanya kami mendahului. Jadi ada 3 truck kusso di depan, lalu ada mobil kita, kemudian ada mobil brio, lalu dam truck yang dibelakang,"

Sempat ada firasat yang dirasakan Mahyudin.

"Sebelumnya memang saya malam itu gelisah, biasanya saya kalau gelisah harus bersedekah dan waktu lewati masjid yang sedang diperbaiki saya susah mengambil uang di saku celana. Jadi saya kasih di Sangatta aja, dalam hati saya gitu, menurut saya memang kalau niat bersedekah harus disegerakan juga ya," ungkap Mahyudin

Mahyudin menceritakan secara panjang kronologis kejadian kecelakaan beruntun itu.

"Lalu, saat turunan curam di bawah ada truck besar muatan banyak, kemudian truck depannya kami mengurangi kecepatan dan menyalakan lampu darurat, kami dan mobil Brio juga begitu. Tiba-tiba truck kusso yang dibelakang kami menabrak mobil Brio. Karena mobil Brio takut nabrak kita dia rem tapi enggak kuat tetap ke dorong. Akhirnya dia banting stir tetap nabrak mobil kita sedikit, Brio keluar jalir, kusso yang dibelakang masih enggak sadar dan nabrak kami. Akhirnya mobil kami nabrak kusso yanh di depan. Mobil kita terlanjur lengket dan kebawa sampai kurang lebih 300 meter baru berhenti dan mobil dalam keadaan rusak parah. Jadi melibatkan 4 kendaraan," ungkapnya.

Wargalah yang mengevakuasi Mahyudin dan keluarga.

Halaman
1234
Editor: M Purnomo Susanto
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved