Breaking News:

Terlibat Narkotika, Napi Lapas Nunukan Ini Rawat Bayi di Penjara, Ngaku Bercerai Saat Tengah Hamil

Seorang narapidana atau Napi kasus narkotika inisial NM (25), terpaksa merawat bayinya di penjara seorang diri, seusai bercerai dari suaminya

TRIBUNKALTARA.COM/FELIS
NM dan sang bayi di balik jeruji besi tahanan Lapas Klas IIB Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (29/12/2020), pukul 09.00 Wita. (TRIBUNKALTARA.COM/ Febrianus Felis) 

TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Seorang narapidana atau Napi kasus narkotika inisial NM (25), terpaksa merawat bayinya di penjara seorang diri, seusai bercerai dari suaminya.

Napi narkotika itu berasal dari Tanjung Selor, yang divonis pidana penjara 6 tahun 6 bulan.

Kasi Pembinaan dan Kegiatan Kerja (Kasibinadik dan Giatja) Lapas Klas IIB Nunukan , Hendra Maha Saputra , mengatakan, sebelumnya Ibu dua anak itu sempat jalani masa tahanan sekira 6 bulan di Polres Bulungan.

Diketahui, Juni lalu NM dikirim ke Lapas Klas IIB Nunukan untuk jalani masa tahanan.

NM sempat ceritakan kondisi kandungannya yang sudah berusia 3 bulan kepada pihak Lapas Nunukan.

Baca juga: Ketua DPD PKS Nunukan Terpilih Burhanuddin Sebut Logo PKS Berubah Total, Ini Penjelasan Filosofinya

Baca juga: Musda Partai Keadilan Sejahtera Nunukan Kaltara, Pengurus Baru Bertekad Tambah Jumlah Kader

Baca juga: Satgas Covid-19 Cegah 2 Pria Reaktif Asal Nunukan Berangkat, Jubir: Hasil Swab Positif Virus Corona

"NM divonis 6 tahun 6 bulan penjara. Waktu masuk ke sini, dia sempat cerita kalau kondisinya sedang hamil. Untuk menguatkan pernyataannya, kami lakukan tes kehamilan dan ternyata benar. Kami selalu kontrol kandungannya, waktunya imunisasi kita bawa ke puskesmas, dan kami juga jadwalkan pengecekan kandungan NM," kata pria yang akrab disapa Hendra kepada TribunKaltara.com Selasa (29/12/2020), pukul 09.00 Wita.

Menurut Hendra, NM melahirkan di RSUD Nunukan pada 8 Desember lalu, melalui proses caesar.

Pasalnya dari NM termasuk pihak keluarganya meminta agar proses bersalin NM dilakukan melalui proses caesar.

"Dari ditahan hingga sekarang NM sudah jalani hukuman penjara sekira 1 tahun. Jadi di Lapas Nunukan baru 5 bulan. Kami saat itu sudah jadwalkan proses lahiran NM secara caesar. Mungkin karena takut kenapa-kenapa dengan NM. Proses bersalin NM berjalan lancar saja," ucapnya.

Hendra mengaku, saat ini NM dan sang bayi berada di dalam sel bersama 12 warga binaan pemasyarakatan (WBP) lainnya.

Halaman
12
Penulis: Febrianus Felis
Editor: Amiruddin
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved