Virus Corona Malinau
Belum Miliki Rapid Tes Antigen di Malinau, John F Rundupadang: Kita Bantu Khusus Penumpang Pesawat
Belum miliki rapid tes antigen di Malinau, John F Rundupadang: Kita bantu khusus penumpang pesawat.
Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Belum miliki rapid tes antigen di Malinau, John F Rundupadang: Kita bantu khusus penumpang pesawat.
Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malinau ( Dinkes P2KB Malinau ) berencana untuk mewadahi pemeriksaan rapid tes antigen di Malinau.
Hingga saat ini, pemeriksaan rapid antigen masih belum tersedia di Malinau.
Baca juga: TERBARU, Mahfud MD Bocorkan Jenderal Calon Pengganti Idham Azis di Kursi Kapolri, Ada Listyo Sigit
Baca juga: UPDATE Tambah 27, Kasus Covid-19 Nunukan jadi 710, Jubir Satgas Sebut 52 Specimen Belum Diperiksa
Baca juga: UPDATE Tambah 63. Kasus Covid-19 Kaltara jadi 4.694, Tarakan dan Nunukan Didominasi Transmisi Lokal
Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan P2KB Malinau, John Felix Rundupadang.
"Sampai saat ini di Malinau kita belum ada rapid tes antigen. Tapi karena ada permintaan rencananya akan kita adakan," ungkapnya kepada TribunKaltara.com, Jumat (8/1/2021).
Rapid tes antigen tersebut diprioritaskan bagi pengguna jasa penerbangan di Bandar Udara Kolonel RA Bessing Malinau.
Menurut John Felix, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Bandara Kolonel RA Bessing mengenai rencana tersebut.
Dan rencana tersebut juga disambut baik oleh otoritas Bandara mengingat jumlah permintaan yang tinggi terhadap kebutuhan rapid tes antigen di Malinau.
"Kami telah berkoordinasi dengan Otoritas Bandara di Malinau. Juga terkait harga, beliau menyambut baik dan menyepakati hal tersebut," ujarnya.
John Felix menerangkan pihaknya juga telah mendiskusikan hal tersebut dengan RSUD Malinau terkait penyediaan rapid tes antigen.
Kendati demikian, John Felix mengatakan penyediaan rapid tes antigen di RSUD Malinau jumlahnya sangat terbatas.
"RSUD Malinau juga telah siap mengadakan, tapi tidak dalam jumlah besar, jadi persediaannya terbatas dan diperuntukkan untuk kalangan terbatas," katanya.
Baca juga: BST Rp 300 Ribu Sudah Cair, Faqih Rudi Marjatmo: Dapat Diambil di Kantor Pos, Berikut Persyaratannya
Baca juga: Hasil Investigasi Komnas HAM, Ada Pelanggaran HAM Kasus Tewasnya 6 Laskar FPI, Klaim Buktinya Kuat
Baca juga: Dikritik Habis-habisan, Pengakuan Mensos Risma Bukan Blusukan hingga Dapat Ancaman Dibunuh
Pemeriksaan rapid tes antigen diperuntukkan bagi warga yang akan melakukan perjalanan di wilayah yang mensyaratkan rapid tes antigen.
Sehingga kata John Felix, sasaran dan keperluan bagi siapa saja yang akan melakukan pemeriksaan rapid tes antigen harus jelas.
"Jumlahnya terbatas, jadi hanya diperuntukkan bagi mereka yang akan bepergian di wilayah yang mensyaratkan rapid tes antigen, seperti ke wilayah pulau Jawa dan Bali," ujarnya.
(*)
( TribunKaltara.com / Mohammad Supri )
Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com
Follow Twitter TribunKaltara.com
Follow Instagram tribun_kaltara
Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/bandara-udara-kolonel-ra-bessing-081120.jpg)