Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Genjot Perekonomian Lokal, Kadis Penanaman Modal Malinau Elisa Beberkan Programnya di Tahun 2021

Penanaman modal di daerah pada tahun 2021 diarahkan agar turut berdampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal di wilayah investasi.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Suasana di halaman kantor Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Kantor Gabungan Dinas Pemerintah Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis (21/1/2021). (TribunKaltara.com/Mohammad Supri) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Penanaman modal di daerah pada tahun 2021 diarahkan agar turut berdampak positif bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal di wilayah investasi.

Hal tersebut merupakan hasil rapat Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu  ( DPMPTSP ) di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Kepala DPMPTSP Malinau, Elisa mengatakan menindaklanjuti hasil rapat tersebut, sejumlah persiapan dilakukan.

Baca juga: Kepala BKPP Malinau Marson Langub Beberkan Tahapan Seleksi Pegawai Non PNS, Apa Saja?

Baca juga: Antisipasi Potensi Banjir Akibat Curah Hujan Tinggi, BPBD Malinau Waspadai Daerah Dataran Rendah

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Kaltara Kamis 21 Januari 2021, Waspada Hujan Petir dan Angin Kencang di Malinau

Elisa menjelaskan, iklim investasi tahun 2021 diarahkan untuk mempermudah mekanisme perijinan, yang bertujuan untuk menghidupkan perekonomian daerah.

"Hasil rapatnya, perijinan usaha akan dipermudah. Bertujuan agar pengusaha di daerah memperhatikan usaha masyarakat di sekitarnya," ujar Elisa kepada TribunKaltara.com, Kamis (21/1/2021).

Menurut Elisa, BKPM telah menyiapkan kemudahan penanaman modal meliputi layanan perijinan terintegrasi secara daring melalui online single submission (OSS).

Layanan tersebut juga tersedia di DPMPTS Malinau. Memberikan kemudahan kepada pelaku usaha utamanya di masa pandemi Covid-19.

"Sejak tahun lalu layanan OSS sudah diterapkan di Malinau. ini kita lakukan agar bisa memancing animo investasi di Daerah," katanya.

Baca juga: Jalan Poros Bulungan-Malinau di Kecamatan Sekatak Putus, Aliran Sungai Gerus Badan Jalan

Baca juga: UPDATE Tambah 24, Kasus Covid-19 Malinau jadi 394, Didominasi Kasus Transmisi Lokal dan Kontak Erat

Baca juga: Peminat Pegawai Non PNS Malinau Membludak, Begini Reaksi Sekda Kabupaten Malinau Ernes Silvanus

Mengenai program investasi untuk pengembangan UMKM dan pelaku usaha lokal, Elisa mengatakan pihaknya mendapatkan suntikan dana alokasi khusus (DAK) non fisik dari BKPM.

Dana tersebut dialokasikan untuk tujuan peningkatan kapasitas UMKM dan pelaku usaha lokal terhadap kegiatan investasi di Kabupaten Malinau.

"Ada dana DAK tahun 2021 dari BKPM senilai Rp 300 juta. Bertujuan memaksimalkan pendataan, pengawasan dan sosialisasi untuk UMKM dan pelaku usaha di Malinau," katanya.

(*)

( TribunKaltara.com / Mohammad Supri )

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved