Breaking News:

Virus Corona Tarakan

BREAKING NEWS 3 Pasien Positif Covid-19 di Tarakan Meninggal Dunia, Termasuk Bayi Berumur 37 Hari

BREAKING NEWS 3 pasien positif Covid-19 di Tarakan meninggal dunia, termasuk bayi berumur 37 hari.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
Kolase TribunKaltara.com
Ilustrasi - Bayi berumur 37 hari meninggal dunia. Pemeriksaan swab menyatakan bayi positif Covid-19. ( Kolase TribunKaltara.com ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN - BREAKING NEWS 3 pasien positif Covid-19 di Tarakan meninggal dunia, termasuk bayi berumur 37 hari.

Perkembangan Covid-19 di Kota Tarakan, hari ini, Jumat (22/1/21) setidaknya ada tiga pasien positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia.

Dari ketiga pasien Covid-19 yang meninggal dunia ini, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tarakan, dr Devi Ika Indriarti mengatakan, satu diantaranya merupakan bayi berusia 37 hari, yakni MA.

Baca juga: MK Rilis Jadwal Sidang Perkara Pilkada, Berikut Waktu Sidang Pertama untuk Sengketa Pilkada Malinau

Baca juga: Usai Penetapan, KPU Kaltara Jelaskan Proses Pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

Baca juga: Dampingi Calon Kapolri Listyo Sigit di DPR, Polwan Berjilbab Ini Punya Rekam Jejak Membanggakan

"Innalillahiwainnailahirojiun, bertambah 3 pasien yang meninggal dunia, yaitu I, NS, dan MA," ujar dr Devi.

Devi mengatakan, hasil pemeriksaan swab yang menyatakan bayi MA positif Covid-19 baru didapatkan hari ini.

"(Pasien) baru masuk itu, tapi sempat diswab dan hasilnya terkonfirmasi positif. Jadi meninggal dengan Covid-19," ungkapnya.

Dia menambahkan, belum diketahui pasti dari mana bayi MA terpapar Covid-19.

Lebih lanjut Devi sampaikan, hari ini baru dilakukan tracing pada orang tua bayi MA. Namun belum ada informasi terkait hasil tracingnya.

"Karena baru hari ini kita tau informasi (bayi MA terkonfirmasi positif Covid-19) jadi baru hari ini kita lakukan tracing kasus. Baru tadi pagi kayanya, belum selesai tracingnya," jelasnya.

Terkait penularan Covid-19 dari ibu ke janin, dr Devi menyebutkan belum ada penelitian mengenai kasus penularan dari ibu ke janin. Berbeda halnya dengan kasus HIV AIDS yang bisa menularkan dari ibu ke janin.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved