Breaking News:

Pilkada Nunukan

Sidang Kedua Sengketa Pilkada Nunukan Bakal Digelar 5 Februari di MK, Berikut 6 Petitum Danni-Nasir

Sidang Kedua sengketa Pilkada Kabupaten Nunukan 2020 bakal digelar di Mahkamah Konstitusi ( MK ) 5 Februari mendatang.

Penulis: Febrianus Felis | Editor: Amiruddin
Tangkapan layar YouTube Mahkamah Konstitusi
Sidang sengketa Pilkada Kabupaten Nunukan 2020 di Mahkamah Konstitusi, Kamis (28/01/2021), lalu. (Tangkapan layar di chanel YouTube Mahkamah Konstitusi ). 

"Intinya kami tinggal menjawab sesuai apa yang dimohonkan pemohon kepada MK dalam surat permohonan itu. Apa yang dituduhkan kepada kami sudah disiapkan," ucap Rahman.

Menurut Rahman, dalam sidang sengketa Pilkada Nunukan 2020 di MK, ia didampingi oleh 1 kuasa hukum asal Balikpapan.

Informasi yang dihimpun sidang Panel 2 dipimpin oleh Hakim Konstitusi Aswanto dan didampingi oleh Suhartoyo dan Daniel Yusmic Pancastaki Foekh.

"Sidang pertama kemarin saya hadir di MK bersama 1 orang kuasa hukum. Karena yang boleh masuk ruangan sidang itu dibatasi maksimal 2 orang saja. Sisanya melalui virtual zoom," ujarnya.

Pada sidang pertama di MK Kamis lalu, Rahman menjelaskan, Kabupaten Nunukan masuk dalam sidang Panel dua bersama Kabupaten Tapanuli Utara dan Kabupaten Malinau.

"Sidang kemarin Nunukan masuk Panel dua sesi ketiga. Jadi pertama itu Kabupaten Tapanuli Utara nomor perkara 22 disusul Kabupaten Malinau nomor perkara 66 kemudian Nunukan dengan nomor perkara 49/PHP.BUP-XIX/2021," tuturnya.

Kendati begitu, Rahman mengaku tak ada kendala yang ia temui selama sidang pertama di MK.

Ia berharap doa dari masyarakat Kabupaten Nunukan agar sidang kedua di MK nanti berlangsung lancar hingga hakim memberikan putusan yang seadil-adilnya.

"Sejauh ini secara umum tidak ada kendala. Malah mulai lebih cepat dijadwal 13.30 WIB mulainya kemarin pukul 13.00 WIB. Durasi sidang juga tidak lebih dari 20 menit. Semoga sidang kedua berjalan lancar, mohon doa masyarakat Kabupaten Nunukan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, gugatan yang dilayangkan oleh pasangan calon (Paslon) Dani Iskandar-Muhammad Nasir (Damai) terhadap Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nunukan pada 18 Desember 2020, berisi dua poin posita.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved