Berita Bulungan Terkini
Perbaikan Jembatan Jelarai di Bulungan Dimulai 7 Februari 2021, Simulasi Digelar Besok
Rencana perbaikan Jembatan Jelarai mulai menemui titik terang. Dalam waktu dekat bakal dilakukan penutupan jalan.
Penulis: Maulana Ilhami Fawdi | Editor: Amiruddin
TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR - Rencana perbaikan Jembatan Jelarai mulai menemui titik terang.
Awalnya, jembatan yang menjadi akses Kabupaten Bulungan dengan Kabupaten Berau dan Tana Tidung itu, akan diperbaiki pada 30 Januari lalu.
Namun, perbaikan jembatan ditunda, karena masih menunggu persiapan perbaikan jalur alternatif Jalan Meranti.
Serta menunggu hasil rapat koordinasi antar instansi mengenai pengalihan arus lalu lintas.
Baca juga: 17 Sekolah di Tarakan Siap Belajar Tatap Muka, Dinas Pendidikan Sebut Pekan Depan Proses Verifikasi
Baca juga: Kisah Pilu Supri, Warga Nganjuk Tinggal di Gubuk Bekas Kandang Sapi, Tidak Dapat Bansos Pemerintah
Baca juga: Telegram Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Terbaru, Perintahkan Polisi Sigap Laksanakan PPKM
Bertempat di Hotel Pangeran Khar, rapat koordinasi yang dihadiri Dirlantas Polda Kaltara, jajaran Dishub Kaltara dan Kabupaten Bulungan, serta Satker PJN, akhirnya memutuskan untuk memulai pengerjaan jembatan pada 7 Februari 2021.
Adapun simulasi traffic trial akan dilakukan pada Rabu 3 Februari 2021 besok, di mana akses menuju jembatan Jelarai akan ditutup.
Kendaraan akan diarahkan menuju jalur alternatif Jalan Meranti.
"Terkait pengerjaan akan kami lakukan pada 7 Februari 2021, untuk penutupan jalan karena traffic trial akan dilakukan pada besok Rabu," ujar Kepala Satker PJN Wilayah Kaltara, Andi Nugroho Jati, Selasa (2/2/2021).
"Selama traffic trial kami belum melakukan pengerjaan, pengerjaan perbaikan akan dilakukan pada 7 Februari 2021," tambahnya.
Pihaknya menekankan, pentingnya perbaikan jalan pendekat atau oprit Jembatan Jelarai.
"Perbaikan ini hanya di bagian oprit, tidak seluruh badan jembatan, kurang lebih hanya sepanjang 60 Meter," katanya.
"Kalau tidak diperbaiki saat ini, kita takutkan kerusakan semakin parah, dan nanti kita tidak siap, karena ini akses utama warga menuju Tanjung Selor, makanya perbaikan ini sebagai langkah antisipasi kami," terangnya.
Selama proses perbaikan jembatan, pihaknya bekerja sama dengan instansi terkait mengenai pengalihan arus lalu lintas, dan persiapan jalur alternatif.
"Besok saat traffic trial kita lihat, apa-apa saja yang perlu dilengkapi dan masih kurang akan kita perbaiki bertahap," ucapnya.
Terkait jumlah titik yang akan mengarahkan ke jalur alternatif, Jati menambahkan, akan ada 4 titik pos, di mana di tiap titik akan ada 2 personel Polantas dan 2 flag man.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/satker-pjn-kaltara-andi-nugroho-jati-02022021.jpg)