Senin, 13 April 2026

Berita Malinau Terkini

Seragam Batik Gratis tak Kunjung Dibagikan, Berikut Keterangan Kepala Dinas Pendidikan Malinau

Seragam batik gratis tak kunjung dibagikan, berikut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Malinau.

Penulis: Mohamad Supri | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Fureng Elisa Mou saat ditemui di Kantor Bupati Malinau, Provinsi Kalimantan Utara. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Seragam batik gratis tak kunjung dibagikan, berikut keterangan Kepala Dinas Pendidikan Malinau.

Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau rencananya akan membagikan seragam batik gratis ke Satuan Pendidikan di Malinau.

Seragam batik gratis tersebut rencananya dibagikan kepada siswa-siswi di satuan pendidikan jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Baca juga: Tak Kunjung Didistribusikan, Peserta Didik di Malinau Minta Kejelasan Pembagian Seragam Batik Gratis

Baca juga: Pemutakhiran IDM Malinau 2021 Berbasis SDGs, TP P3MD Sebut Pendataan Dikebut Rampung Mei ini

Baca juga: Pemutakhiran Indeks Desa Membangun di Malinau Berbasis SDGs, Pendataan Ditarget Rampung Mei 2021

Sebelumnya, Yansen TP yang masih menjabat sebagai Bupati Malinau saat itu telah menyerahkan seragam batik gratis secara simbolis pada 7 Februari 2021 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau, Fureng Elisa Mou mengatakan seragam tersebut akan dibagikan kepada puluhan ribu siswa-siswi di Malinau.

"Sudah diserahkan secara simbolis bulan lalu oleh Bapak Bupati. Jumlahnya ada 18.053 untuk satuan pendidikan jenjang PAUD, SD dan SMP di Malinau," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Selasa (23/3/2021).

Seragam batik sekolah tersebut rencananya akan mulai didistribusikan ke satuan pendidikan pada bulan Maret 2021.

Kendati demikian, hingga saat ini program yang dianggarkan dari APBD 2021 senilai Rp 2,87 miliar tersebut belum kunjung didistribusikan.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Fureng Elisa Mou mengakui adanya keterlambatan pendistribusian seragam batik gratis.

"Kita jadwalkan bulan Maret sudah mulai distribusi. Memang sedikit terlambat dari jadwal, penyebabnya anggaran distribusi belum bisa dicairkan," ungkapnya.

Baca juga: UPDATE Tambah 34, Angka Positif Covid-19 Malinau Genap 900, Kasus Transmisi Lokal Mendominasi

Baca juga: Penerimaan Anggota Polri, Polres Malinau Verifikasi Berkas Pendaftar Asal Perbatasan RI-Malaysia

Baca juga: IDM Pengaruhi Besaran Dana, Koordinator TPP P3MD Malinau Beberkan Indikator Penilaian Status Desa

Menurutnya, sejumlah program Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau belum terealisasi terkendala pencairan karena adanya penyesuaian (recofussing) anggaran.

Untuk saat ini, Fureng Elisa Mou mengatakan rencananya seragam batik tersebut akan didistribusikan terlebih dulu ke wilayah perkotaan.

"Saat ini, kami distribusikan ke satuan pendidikan di perkotaan, yang lebih mudah dijangkau. Sedangkan di daerah yang jauh harus menunggu anggaran terlebih dulu," katanya.

(*)

Penulis : Mohammad Supri

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved