Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Tahun Ini Ditargetkan 7 Desa di Kabupaten Malinau Terdaftar Program PTSL 2021

Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) pada tahun ini diperuntukkan untuk 7 desa di Kabupaten Malinau.

TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Malinau, Lena Purnama Sari saat ditemui di Kantor Pertanahan Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (29/3/2021). 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) pada tahun ini diperuntukkan untuk 7 desa di Kabupaten Malinau.

Program pendaftaran tanah serentak tersebut terdiri dari 3 kecamatan dan 7 desa di Kabupaten Malinau pada tahun 2021.

Dengan rincian 3 desa di Kecamatan Malinau Selatan, yakni Desa Laban Nyarit, Sengayan dan Long Loreh.

Desa Taras di Kecamatan Malinau Barat. dan tiga desa di Kecamatan Mentarang, Sentaban, Lidung Kemenci dan Pulau Sapi.

Baca juga: Bupati Nunukan Asmin Laura Beberkan Penyebab Gaji Ketua RT Menunggak

Kepala Kantor Badan Pertanahan Kabupaten Malinau, Lena Purnama Sari menjelaskan, sebelumnya telah dilakukan revisi daftar penerima program tersebut.

Hal tersebut disebabkan karena kendala jumlah subjek dan objek pendaftaran yang belum memenuhi persyaratan.

"Tahun ini, target kami untuk 7 desa di Kabupaten Malinau, sebelumnya memang ada revisi, karena yang sebelumnya, subjek dan objeknya belum mencukupi," ujarnya kepada TribunKaltara.com, Senin (29/3/2021).

Baca juga: Ramalan Zodiak Selasa 30 Maret 2021, Taurus Tetap Semangat Menggapai Impian

7 desa tersebut ditetapkan sebagai lokasi percepatan pelaksanaan PTSL 2021 berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Kantor Pertanahan Malinau tentang perubahan SK sebelumnya tertanggal 6 Januari 2021.

PTSL merupakan program pendaftaran tanah untuk pertama kali yang dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di wilayah desa/kelurahan.

Menurut Lena Purnama Sari, saat ini pihaknya telah melakukan pendataan objek pendaftaran di 7 desa tersebut.

"Sesuai namanya program PTSL ini akan dilaksanakan secara serentak untuk objek pendaftaran tanah di desa. Saat ini jika dipersentasekan di Malinau sudah mencapai sekira 60 persen," katanya.

Baca juga: Mantan Gubernur Kaltara dan Wakil Gubernur Kaltara Hadiri Sidang Dirut PDAM Tarakan Iwan Setiawan

Menurutnya, selain menjamin kepastian hukum bagi pemiliknya, program tersebut juga diperuntukkan dalam rangka merangsang pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebabnya, masyarakat yang telah memiliki sertifikat tanah dapat menggunakannya untuk persyaratan modal usaha dan sejumlah program ekonomi dari pemerintah.

Diketahui, Lena Purnama Sari merupakan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Malinau yang baru saja menjabat pada 10 Februari 2021 lalu menggantikan Agus Sudrajat yang kini bertugas di Kota Tarakan.

(*)

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Junisah
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved