Berita Tana Tidung Terkini

5 Laporan Pencurian Sarang Burung Walet di Kabupaten Tana Tidung, Polsek Sesayap Rutin Patroli Malam

5 laporan pencurian sarang burung walet di Kabupaten Tana Tidung, Polsek Sesayap rutin patroli malam.

Penulis: Risnawati | Editor: M Purnomo Susanto
TRIBUNKALTARA.COM/RISNAWATI
Kapolsek Sesayap, Ipda Marzuki saat ditemui di Mako Polsek Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. ( TRIBUNKALTARA.COM / RISNAWATI ) 

TRIBUNKALTARA.COM, TANA TIDUNG - 5 laporan pencurian sarang burung walet di Kabupaten Tana Tidung, Polsek Sesayap rutin patroli malam.

Kapolsek Sesayap Kabupaten Tana Tidung, Ipda Marzuki menyebutkan, sebanyak lima laporan kasus pencurian masuk di Polsek Sesayap.

Laporan tersebut terkait kasus pencurian sarang burung walet.

Baca juga: Pemeriksaan Terperinci LKPD Kabupaten Tana Tidung, Wabup KTT Hendrik Harap Pemkab Raih Predikat WTP

Baca juga: Peredaran Narkoba di KTT Meningkat, Pegawai Pemkab Tana Tidung Bakal Dites Urine

Baca juga: Wabup KTT Hendrik Sebut Harga Jagung di Tingkat Petani Masih Rendah, Harap Industri jadi Mitra

"Sebebarnya ada sekitar 17 kasus pencurian sarang burung walet, tapi yang melakukan laporan ada sebanyak 5 orang," ujarnya, Rabu (14/4/2021).

Terkait pencurian sarang burung walet itu, Kapolsek Marzuki mengatakan, terdapat 2 tersangka dalam kasus tersebut.

"Tersangka yang satunya itu anak dibawah umur, sudah divonis.

Yang satunya lagi masih proses, tapi sudah dilimpahkan ke Kejaksaan," terangnya.

Dia sampaikan, modus yang digunakan oleh kedua tersangka itu yakni dengan cara merusak gembok bangunan sarang burung walet.

Adapun barang bukti sarang burung walet yang didapat dari tersangka saat itu seberat 1 Kg dengan nilai nominal kerugian berkisar Rp 15 juta.

"Ini laporannya bertahap, dari bulan 12 sebenarnya," sebutnya

Selain itu, dia katakan Ada pula modus baru yang dilakukan pelaku pencuri sarang walet, salah satunya dengan cara menggali tanah untuk masuk ke dalam bangunan sarang walet.

"Ada waktu itu di KM 8, itu modusnya digali tanah untuk masuk ke dalam sarang burung walet. Pelakunya belum ketemu, masih proses pencarian," lanjutnya.

Baca juga: Tambah Penghasilan di Bulan Puasa, Warga Tideng Pale KTT Antusias Bangun Pasar Ramadan

Baca juga: Partisipasi BDR di KTT Capai 98 Persen, Bupati Ibrahim Akui Adanya Guru Kunjungi Siswa ke Rumah

Baca juga: Ada Daerah Belum Dialiri Listrik, Wabup KTT Hendrik Sebut Fokus Sektor Penerangan Segera Dikerjakan

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya pencurian sarang walet di Sesayap, pihaknya rutin melakukan patroli malam.

Dia mengimbau kepada para pemilik sarang walet, untuk menjaga sarang waletnya.

"Atau mungkin dipasang CCTV, karena itu akan sangat membantu kita," imbaunya.

Penulis: Risnawati

Jangan Lupa Like Fanpage Facebook TribunKaltara.com

Follow Twitter TribunKaltara.com

Follow Instagram tribun_kaltara

Subscribes YouTube Tribun Kaltara Official

Sumber: Tribun Kaltara
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved