Berita Nunukan Terkini
Update Covid-19 di Nunukan, Kasus Konfirmasi Positif Bertambah 4 Pasien, 1 Pasien PMI Asal Malaysia
Kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan, Rabu (28/04/2021) bertambah 4 pasien, 1 pasien di antaranya merupakan PMI deportasi asal Malaysia.
Penulis: Febrianus Felis | Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTARA.COM, NUNUKAN - Kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Nunukan, Rabu (28/04/2021) hari ini bertambah 4 pasien, 1 pasien di antaranya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dideportasi dari Malaysia.
Juru bicara (Jubir) percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan, Aris Suyono, mengatakan 1 pasien PMI dinyatakan positif Covid-19 setelah positif hasil pemeriksaan PCR.
Sementara, 3 pasien lainnya merupakan transmisi lokal. Ketiganya merupakan suspek dengan pemeriksaan TCM positif.
"Hari ini kasus konfirmasi positif Covid-19 bertambah 4 pasien.
Baca juga: Stok Vaksin Covid-19 di Nunukan masih Kosong, Pendataan Sasaran Guru dan Lansia Tetap Berlangsung
Baca juga: Kasus Covid-19 di India Melonjak, Pantai Manggar di Balikpapan Saat Lebaran Kemungkinan Ditutup
Tiga orang merupakan transmisi lokal dan satunya itu PMI deportasi asal Malaysia," kata Aris Suyono kepada TribunKaltara.com, melalui telepon seluler, Rabu (28/04/2021).
Adapun indentitas 4 pasien itu yakni R (P, 35), YT (L, 51), R (P, 51), dan MS (L, 49).
Menurut Aris, kemarin 7 PMI juga terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka semua dinyatakan terkonfirmasi, setelah positif hasil pemeriksaan PCR.
Adapun indentitas 7 PMI itu yakni RL (L, 42), EP (L, 31), U (L, 28), I (L, 40), LR (L, 45), K (L, 37), dan ES (L, 47).
"Kemarin ada 7 PMI terkonfirmasi positif Covid-19. Hasil pemeriksaan PCRnya positif," ucapnya.
Baca juga: Daftar Lengkap Mutasi TNI Terbaru, Panglima TNI Geser Kapuspen Achmad Riad Jadi Waka Bais
Selain itu, 7 pasien dinyatakan sembuh, setelah selesai menjalani isolasi mandiri.
Terpisah, Ragil Suryanto selaku Pengelola Rusunawa mengatakan, saat ini PMI yang menjadi pasien suspek sedang menjalani isolasi mandiri di lantai 4 Rusunawa.
Namun, saat ditanyai jumlah yang menjalani isolasi mandiri di Rusnawa, Ragil enggan berkomentar.
"Nah, soal jumlah saya nggak berani beberkan. Yang jelas suspek ada di lantai 4. Mereka di kamar sendiri-sendiri.
Baca juga: Marketplace Kerap Disalahgunakan, Loka POM Tarakan Gandeng Siber Polda Kaltara Awasi Ini
Untuk makanan PMI semua ditanggung BP2MI. Jadi khusus pasien yang suspek diantar ke atas oleh petugas," ungkap Ragil.
Saat ini, dari data yang dihimpun, penghuni Rusunawa berjumlah 254 orang. Tiap kamar terisi 6 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltara/foto/bank/originals/rusun-karantina.jpg)