Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Peduli Tragedi KRI Nanggala 402, Pengusaha Asal Tapanuli Siap Donasikan Emas untuk Beli Kapal Selam

Peduli tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402, seorang pengusaha asal Tapanuli Utara siap donasi 1 persen hasil tambang emas untuk membeli kapal selam.

Editor: Sumarsono
tribunjogja
Peduli tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402, seorang pengusaha asal Tapanuli Utara siap donasi 1 persen hasil tambang emas untuk membeli kapal selam. 

TRIBUNKALTARA.COM,  YOGYAKARTA -  Peduli tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402, seorang pengusaha asal Tapanuli Utara siap donasi 1 persen hasil tambang emas untuk membeli kapal selam.

Aksi donasi dana pembelian kapal selam pengganti KRI Nanggala-402 yang tenggelam sudah berlangsung selama dua hari, sejak Selasa (27/04/2021).

Donas ini digagas para pengurus Masjid Jogokaryan, Yogyakarta dan hingga saat ini telah terkumpul Rp 800 juta lebih.

Tidak hanya masyarakat Yogyakarta yang terlibat ikut berdonasi, namun juga masyarakat dari luar yang antusias.

Baca juga: Viral Masjid di Yogyakarta Gelar Aksi Patungan untuk Beli Kapal Selam, Pengganti KRI Nanggala-402

Baca juga: Kenali Escape Suit MK11, Baju Keselamatan yang Diduga Gagal Dipakai oleh Awak Kapal KRI Nanggala-402

Tak terkecuali para Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang berada di luar negeri, dan orang dari luar Yogyakarta. Diantaranya ada seorang pengusaha asal Tapanuli Utara yang siap membantu emas.

Dia pengusaha tambang emas, dan menyatakan siap mendonasikan 1 persen dari hasil tambang emasnya.

ROV kapal MV Swift Rescue milik Singapura menemukan escape suit (baju keselamatan) KRI Nanggala-402.
ROV kapal MV Swift Rescue milik Singapura menemukan escape suit (baju keselamatan) KRI Nanggala-402. (YouTube/Kompas TV)

Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokaryan Yogyakarta, Ustaz Muhammad Jazir mengatakan para donatur itu berasal dari berbagai daerah termasuk tenaga kerja wanita (TKW) yang ada di Hongkong.

"Ada dari Hongkong, TKW dari hongkong ada nelpon mau menyerahkan dollar. Dari Papua, Maluku, Tidore," ujar Jazir dihubungi, Rabu (28/4/2021).

Jumlah donasi pun bervariatif, ada beberapa orang yang mengirim Rp 50 ribu hingga ratusan ribu.

Menurutnya, donasi ini relatif kecil tetapi jumlah orang yang ikut donasi sangat banyak.

Baca juga: THR 2021 Segera Cair, Bagaimana Nasib Pegawai Pemerintah Non PNS? Kemenaker Beri Penjelasan

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved