Breaking News:

Berita Malinau Terkini

Ratusan Pelaku Perjalanan dari Kaltim Masuk Malinau, Petugas Data Identitas dan Minta Hasil Rapid

Ratusan pelaku perjalanan luar negeri (PPDN) yang berasal dari Kalimantan Timur terdata masuk ke Kabupaten Malinau.

Penulis: Mohamad Supri
Editor: Junisah
TRIBUNKALTARA.COM/ MOHAMMAD SUPRI
AKBP Agus Nugraha saat meninjau Pos Pencegatan di Jalan Poros Desa Sesua, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, Senin (10/5/2021) 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Ratusan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang berasal dari Kalimantan Timur terdata masuk ke Kabupaten Malinau.

Berdasarkan data Posko pencegatan di jalan Poros Sesua, Sejak Operasi Ketupat Kayan 2021 digelar, terdata ratusan pelaku perjalanan keluar-masuk ke Kabupaten Malinau.

Kapolres Malinau, AKBP Agus Nugraha menerangkan sekira 112 pelaku perjalanan dari luar Kalimantan Utara terdata sejak hari pertama pendirian Posko pencegatan tersebut.

Baca juga: 453 Warga Binaan Lapas Kelas II A Tarakan Diusulkan Dapat Remisi Lebaran 

"Di Pos Sesua, selain pelaku perjalanan lokal dan antar kabupaten di Kaltara. Ada juga pelaku perjalanan dari Kaltim, kemarin jumlahnya 112 orang," ujarnya, Selasa (11/5/2021).

Pantauan TribunKaltara.com, pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) yang masuk ke Malinau melalui Pos Sesua diminta menunjukkan kartu identitas.

Petugas di Pos Sesua akan mendata identitas diri, suhu tubuh, tujuan dan keperluan pelaku perjalanan di buku registrasi.

Agus Nugraha mengatakan hingga saat ini, belum ada kendaraan yang diminta putar balik ke wilayah asalnya.
Namun ketika persyaratan tidak dipenuhi, dia meminta petugas bersikap tegas.

"Hasil kesepakatan Satgas Covid-19 Malinau, harus ada surat negatif hasil rapid antigen. Kami minta petugas ambil sikap tegas. Kalau tidak patuh, putar balik," katanya.

Baca juga: Pemkab Tana Tidung Kembali Raih WTP dari BPK Perwakilan Kaltara, Ini Harapan Bupati Ibrahim Ali

Data Posko Pencegatan Sesua, rata-rata PPDN yang masuk ke Kabupaten Malinau berasal dari wilayah Kaltara, seperti Kabupaten Tanah Tidung dan Bulungan.

Agus Nugraha mengusulkan agar kebijakan swab di tempat diberlakukan bagi PPDN luar Kaltara. Utamanya bagi pelaku perjalanan yang berasal dari daerah dengan angka konfirmasi positif Covid-19 tinggi.

Baca juga: Ruben Onsu Sebut Almarhum Supri Pantun Tidak Punya Mobil, Beli Ambulans Buat Warga Sekitarnya

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved