Breaking News:

Berita Daerah Terkini

5.778 Napi di Wilayah Kemenkum HAM Kaltimtara Dapat Remisi Idul Fitri, 22 Orang Langsung Bebas

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kaltim (Kanwil Kemenkum HAM Kaltim) menjelaskan sedikitnya ada 5778 orang Narapidana.

Editor: Junisah
TRIBUNKALTIM.CO/HO Kanwil Kemenkum HAM Kaltim
Kakanwil Kemenkum HAM Kaltim saat meninjau langsung kegiatan di UPT Pemasyarakatan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNKALTARA.COM, SAMARINDA - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kaltim (Kanwil Kemenkum HAM Kaltim) menjelaskan sedikitnya ada 5778 orang Narapidana atau Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan 22 orang langsung bebas, saat mendapatkan remisi Idul Fitri 1442 Hijriyah pada tahun 2021 ini.

Kepala Kanwil Kemenkum HAM Kaltim, Sofyan menjelaskan bahwa jumlah tersebut adalah data dari seluruh UPT Pemasyarakatan yang ada di wilayah Kaltim dan Kaltara.

"Total jumlah warga binaan yang mendapatkan remisi di wilayah Kaltim dan Kaltara berjumlah 5778 orang dan 22 orang langsung bebas. Kaltara masih menjadi tanggung jawab kami," jelas Sofyan, Sabtu (15/5/2021). 

Dianggapnya perlu disampaikan, bahwa total yang diajukan untuk mendapatkan remisi khusus ini adalah sebanyak 12 ribu lebih.

Namun yang memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi hanya 5778 orang. 

Baca juga: Sepeda Motor Plat Merah Ditemukan di Lokasi Sabung Ayam, Kapolres Nunukan Syaiful: Saya Prihatin 

"Adapun yang belum mendapatkan remisi pada hari raya tahun ini memang karena belum memenuhi syarat sebagaimana ketentuan yang diatur dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM," ungkapnya.

Kakanwil juga turut menyampaikan pada seluruh warga binaan yang mendapatkan remisi agar terus memperbaiki diri.

Karena, remisi sebagai bentuk reward bagi warga binaan dari pemerintah atas perubahan sikap kearah yang positif (lebih baik). 

Baca juga: Dibully Netizen, Begini Penampilan Jessica Iskandar Saat Beri Ucapan Selamat Lebaran

"Saya berharap kepada semua warga binaan, untuk terus berusaha memperbaiki diri sehingga menjadi semakin baik, dan remisi ini adalah bentuk penghargaan dari pemerintah kepada mereka (WBP). Jadi jangan sia-siakan kepercayaan yang telah diberikan itu.” jelas Sofyan

Ditambahkannya bahwa remisi juga salah langkah dan solusi untuk mengurangi over kapasitas yang sudah mencapai 255%.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved