Breaking News:

Berita Daerah Terkini

Komentar Negatif di Sosmed Soal Anggota Satpol PP Tewas Kecelakaan, Pria di Kukar Diamankan Polisi

Komentar negatif di sosmed soal anggota Satpol PP tewas kecelakaan di Kukar, pria di Kukar diamankan polisi.

Editor: M Purnomo Susanto
HO/Medsos
Penggalan komentar pemilik akun Iwan Gazali yang diamankan anggota Polres Kukar (HO/Medsos) 

TRIBUNKALTARA.COM, TENGGARONG - Komentar negatif di sosmed soal anggota Satpol PP tewas kecelakaan di Kukar, pria di Kukar diamankan polisi.

Oknum yang melayangkan komentar tidak elok di Facebook terkait meninggalnya salah satu anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya diamankan polisi.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Kukar, AKBP Irwan Masulin Ginting kepada awak media. Sabtu, (22/5/2021).

Baca juga: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Desa Kuala Lapang, Seorang Korban Meninggal Dunia dan 1 Luka Berat

Baca juga: Gubernur Kalimantan Utara Serahkan Santunan Kematian Korban Kecelakaan Speedboat di Tarakan

Baca juga: KNKT Berhasil Unduh Rekaman Sebelum Jatuhnya Sriwijaya Air, Penyebab Kecelakaan Segera Terungkap?

Dikatakan AKBP Irwan, oknum berinisial IG yang juga berprofesi sebagai pengacara tersebut sudah diamankan oleh anggota Satreskrim Polres Kukar atas cuitannya di kolom komentar facebook dengan nama akun Iwan Gazali.

Oknum tersebut diamankan pihak kepolisian pada Kamis malam, (20/5/2021) lalu dan langsung dimintai keterangan.

Diketahui, dalam komentarnya, akun bernama Iwan Gazali tersebut menuliskan komentar “Itu upahnya kalau jadi Polisi Pamong Praja, alias Satpol arogan dengan warga” tulis IG dalam komentarnya di postingan terkait kecelakaan anggota Satpol PP Kukar.

AKBP Irwan juga menegaskan, oknum tersebut sedang dalam proses penyelidikan dan masih mendalami kasus tersebut, dikarenakan berkenaan dengan pelanggaran UU ITE, sementara dari pihak Satpol PP Kukar juga sudah melayangkan laporannya terhadap perbuatan tersebut.

“Kita sudah terima laporannya, dan kita sedang ambil keterangan dari Pelapor dan Terlapor,” tuturnya.

Diektahui, pemilik akun tersebut merupakan warga Teenggarong dan sudah sementara sudah diambil keterangan sebagai saksi, walaupun tidak dilakukan penahanan, oknum tersebut mendapat peengawasan kepolisian 24 jam guna menghindari oknum melarikan diri dari pemeriksaan.

“Karena ini merupakan kasus UU ITE dan delik khusus, jadi kita memerlukan keterangan saksi-saksi dan para ahli,” pungkasnya.

Baca juga: Operasi Keselamatan Kayan 2021, Polisi Antisipasi Balap Liar Hingga Kecelakaan Lalu Lintas

Baca juga: Kronologi Mobil Tim Jordi Onsu Kecelakaan di Malang, Teriak Minta Tolong saat Mobil Masuk Jurang

Baca juga: Mobil Tim KJB Terperosok ke Jurang Sedalam 40 Meter, Jordi Onsu Beberkan Kronologi Kecelakaan

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved